Pria Banyuwangi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pos Pantau KA Jember, Korban Titip Motor di Terminal

Warga Kabupaten Banyuwangi ditemukan tewas tergantung di rangka atap pos pantau kereta api di Dusun Garahan Kidul, Jember, Sabtu (13/2/2021).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Hefty Suud
Tribunnews.com
Ilustrasi - Pria Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi tewas gantung diri di Pos Pantau Daerah Rawan (PDR) kereta api di Dusun Garahan Kidul, Jember, Sabtu (13/2/2021) dini hari. 

Reporter: Sri Wahyuni | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Warga Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, And (52), ditemukan tewas di Pos Pantau Daerah Rawan (PDR) kereta api di Dusun Garahan Kidul, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Sabtu (13/2/2021) dini hari.

Dia ditemukan meninggal dunia dengan tubuh tergantung di rangka atap pos pantau tersebut.

Kapolsek Sempolan Kecamatan Silo AKP Suhartanto menegaskan, laki-laki itu meninggal karena gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda tindakan kekerasan.

Menilik Fitur Teknologi Unggulan Tanker Raksasa Pertamina Pride, Ada Surf Bulb: Maneuvering Mantap

Ibrahimovic Selalu Menangkan Lomba Datang Paling Cepat ke Tempat Latihan AC Milan

"Berdasarkan pemeriksaan tim medis, ditemukan ciri-ciri orang meninggal karena gantung diri. Kami tidak menemukan tanda tindakan kekerasan," ujar Suhartanto.

Polisi piket Polsek Sempolan mendapatkan laporan dari petugas pemeriksan jalur kereta api jika ada seorang laki-laki tergantung di pos PDR dekat Stasiun Garahan, Sabtu (13/2/2021) dini hari.

Dua orang petugas pemeriksa jalur KA ketika itu sedang memeriksa rel kereta api jalur Jember - Banyuwangi tersebut.

Setibanya di kawasan sekitar pos PDR itu, keduanya menemukan sudah ada seseorang tergantung.

Entengkan Lawan, Gelandang Leicester James Maddison : Saat Yang Tepat Menghadapi Liverpool

Kepergok Bersama Istri Orang di Rumah, Pria Ini Kabur saat Digerebek, Ketemu Tewas Mengenaskan

Mereka langsung melapor ke petugas piket Polsek Sempolan. Petugas piket bersama petugas medis Puskesmas Silo 1 langsung mendatangi lokasi.

Polisi memeriksa tempat kejadian perkara, kemudian mengevakuasi jenazah. "Kami menemukan dompet, yang di dalamnya ada identitas korban. Karenanya, kami secara cepat bisa menghubungi keluarga korban juga," imbuh Tanto.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi. Dari keterangan sejumlah orang, diketahui keterangan, kalau And sejak Rabu (10/2/2021) sudah berada di seputaran Desa Sidomulyo. Lelaki itu sempat tidur di pos satpam kebun di desa setempat.

Dia juga sempat makan di sebuah warung. Pada Kamis (11/2/2021), dia minta antar kepada warga setempat untuk mendapatkan kendaraan pulang ke Banyuwangi. Akhirnya, warga mengantarkan dia naik bus.

Namun pada Jumat (12/2/2021), warga kembali melihat lelaki itu sudah kembali ke Desa Sidomulyo, sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia, Sabtu (13/2/2021).

"Dari dompetnya juga didapatkan kartu penitipan sepeda di terminal. Dia dari rumanya naik sepeda motor, dan dititipkan ke penitipan sepeda di Terminal Genteng, kemudian naik bus ke Jember, sejak hari Rabu (10/2/2021) itu," imbuh Tanto.

Dari pemeriksaan tim medis, diketahui adanya ciri orang gantung diri seperti lidah menjulur, dan keluarnya kotaran dan sperma.

Di sisi lain, keluarga juga menerima kematian And dan tidak mau dilakukan otopsi. Setelah keluarga membuat surat pernyataan, jenazah And diserahkan kepada keluarga.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved