Penanganan Covid

Sempat Wacanakan Sekolah Tatap Muka Saat Zona Oranye Covid-19, Pemkab Ponorogo Terbentur PPKM Mikro

Sempat mewacanakan menggelar sekolah tatap muka saat masuk zona oranye penyebaran Covid-19, Pemkab Ponorogo terbentur penerapan PPKM Mikro.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ilustrasi pembelajaran tatap muka di Ponorogo, 2020. 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo belum memberikan izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) walaupun sudah berada di zona oranye penyebaran Covid-19 (virus Corona).

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono menyebutkan, awalnya Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo memang merencanakan akan memberikan izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka setelah Ponorogo masuk zona oranye.

Namun ketika sudah masuk zona oranye, ternyata Ponorogo ditunjuk untuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro.

"Kemarin kita belum memperhitungkan kebijakan pemerintah pusat terkait PPKM Mikro. Jadi hingga kini belum ditentukan apakah PTM dilanjutkan," ucap Agus Pramono, Selasa (16/2/2021).

Terlebih lagi, kasus Covid-19 di Ponorogo baru saja turun dua pekan terakhir.

Baca juga: Penerapan PPKM Mikro di Ponorogo Berjalan Sepekan, Tak Ada RT Berstatus Zona Merah Covid-19

Baca juga: Selama Pandemi, Satu Kecamatan di Ponorogo Ini Hanya Ada 5 Kasus Covid-19, Kini 0 Kasus Aktif

Sebelumnya, kata Agus Pramono, kasus Covid-19 di Ponorogo masih tinggi, bahkan masih masuk dalam zona merah.

"Harapannya dengan PPKM Mikro ini, tren kasus Covid-19 di Ponorogo bisa lebih turun lagi," ucap Agus Pramono.

"Jika ke depan lebih bagus lagi, satgas akan rapat lagi apakah PTM ini dievaluasi kembali untuk dilanjutkan atau bagaimana," lanjutnya.

Baca juga: Pemuka Agama di Tulungagung Dipukul di Dalam Masjid Saat Tengah Memberi Wejangan ke Santrinya

Baca juga: Anak di Trenggalek Tega Bacok Bapak Kandung Hingga Tewas, Mengaku Dendam Merasa Dikucilkan

Dalam Surat Keputusan Bupati Ponorogo nomor 188.45/477/405.01.3/202 memang disebutkan PTM masih belum diperbolehkan.

Sebagai gantinya, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau online.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved