Breaking News:

Plt Sekda Kota Blitar Resmi Jabat Pelaksana Harian Wali Kota

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, Hermansyah Permadi resmi menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Wali Kota Blitar, Rabu

Surya/samsul hadi
Plh Wali Kota Blitar, Hermansyah Permadi foto bersama dengan pejabat Forpimda usai menerima SK dari Gubernur Jatim, Rabu (17/2/2021). 

Reporter : Samsul hadi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, Hermansyah Permadi resmi menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Wali Kota Blitar, Rabu (17/2/2021).

Hermansyah sudah menerima Surat Keputusan (SK) penunjukan sebagai Plh Wali Kota Blitar dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Hermansyah akan menjabat sebagai Plh wali kota sampai wali kota terpilih di Pilwali Blitar 2020 dilantik.

Hermansyah mengatakan penunjukan sebagai Plh wali kota merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keberlangsungan pemerintah di Kota Blitar.

Sebagai Plh, dia akan menjalankan tugas-tugas wali kota sampai wali kota terpilih dilantik oleh Gubernur atau Mendagri.

"Ini bagian bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, meski wali kota terpilih belum dilantik," kata Hermansyah kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Bupati Jember Faida Resmi Lengser, Tak Ada Yang Perlu Ditangisi dan Disesali

Baca juga: Anas Purnatugas dari Bupati Banyuwangi, Lembaga di Jakarta Surabaya ini Berebut Tawari Jabatan Baru

Baca juga: Pebisnis SPBU Wajib Tau, Shell Lagi Cari Mitra Bisnis SPBU di Surabaya, Modal Hanya 500 Juta

Selama menjabat Plh wali kota, Hermansyah akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan.

Khususnya, program penanganan pandemi Covid-19 di Kota Blitar.

"Program penanganan pandemi Covid-19 tetap menjadi prioritas selama menjabat Plh wali kota," ujarnya.

Wali Kota Blitar terpilih, Santoso mengatakan penunjukan pelaksana harian ini untuk menghindari kekosongan jabatan wali kota selama menunggu proses pelantikan kepala daerah terpilih di Pilkada serentak 2020.

Sebab, masa jabatan wali kota dan wakil wali kota periode 2016-2021 berakhir pada 17 Februari 2021.

Seharusnya, para kepala daerah terpilih di Pilkada serentak 2020 dilantik sebelum masa jabatan berakhir.

Tetapi, karena ada beberapa daerah di Jatim yang masih menghadapi sengketa Pilkada akhirnya proses pelantikan kepala daerah terpilih mundur dari jadwal semula.

"Untuk menghindari kekosongan jabatan kepala daerah, maka harus ditunjuk pelaksana harian. Perkiraan pelantikan kepala daerah akan dilaksanakan pada 25-26 Februari 2021," katanya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved