Breaking News:

Rumah di Waru Sidoarjo ini Akan Dieksekusi, Penghuni Menghadang dengan Tombak

Eksekusi terhadap sebuah rumah di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Sidoarjo berlangsung panas, Rabu (17/2/2021).

M Taufik/Surya
Suasana proses eksekusi terhadap sebuah rumah di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Rabu (17/2/2021) 

Reporter : M Taufik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Eksekusi terhadap sebuah rumah di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Sidoarjo berlangsung panas, Rabu (17/2/2021).

Penghuni rumah sempat berusaha menghadang petugas yang hendak melakukan eksekusi.

Saat petugas datang, penghuni rumah berusaha menghadang dengan dalih tidak mendapat surat peringatan dari pengadilan. Mereka juga berusaha menghalangi petugas yang hendak membuka pintu pagar rumah.

Dalam upayanya penghuni rumah itu juga sempat mengeluarkan tombak untuk melakukan perlawanan. Tapi petugas berhasil melakukan upaya paksa. Petugas dari TNI, Polri, dan Juru Sita PN Sidoarjo berhasil membuka rumah dan mengeluarkan semua isinya.

Terlihat ada tiga truk dan puluhan petugas keamanan dikerahkan dalam eksekusi terhadap lahan seluas 118 meter persegi plus bangunan di atasnya tersebut. Semua barang dari dalam rumah itu dikeluarkan kemudian dibawa ke tempat lain menggunakan truk. Yakni ke sebuah rumah yang disediakan pihak pemohon di kawasan Tropodo, Waru.

Eksekusi di komplek perumahan Delta Puspa itu berdasar kutipan risalah lelang nomor 354/46/2020 tanggal 14 Juli 2020. Antara Andika Prabowo sebagai pemohon eksekusi melawan Mokhamad Ivo Bayu Wibowo sebagai termohon.

Baca juga: Masih Ingat Malinda Dee? Dulu Silikonnya Pecah & Nikahi Anak Angkat, Nyaris Jadi Mertua Nagita

Baca juga: Jembatan Penghubung 2 Desa di Kecamatan Benjeng Ambrol, Rencana Segera Dibangun Jembatan Darurat

Baca juga: Arya Saloka Pamer Foto Kompak Keluarga, Kaki Aldebaran Malah yang Disorot, Fans: Sendal Jepit Donk

Menurut Juru Sita PN Sidoarjo, Sambodo, sebelum proses eksekusi pihak PN Sidoarjo sudah mengirimkan surat peringatan kepada penghuni rumah agar segera mengosongkan rumah tersebut. Namun tidak diindahkan, hingga akhirnya petugas terpaksa melakukan eksekusi.

“Sudah, sudah ada surat peringatan dari Pengadilan Negeri Sidoarjo sebelumnya. Karena tidak bersedia pindah, maka dilakukan upaya eksekusi ini,” kata Sambodo di sela eksekusi.

Informasi yang berhasil dihimpin, permasalahan ini berawal dari pemilik rumah yang memiliki hutang sejumlah uang di bank dengan jaminan tanah dan bangunan rumah itu. Oleh pihak Bank akhirnya rumah itu dilelang dan dibeli oleh pemohon.

Ketika pemohon hendak mengambil atau menguasai rumah yang dibelinya dari lelang itu, ternyata rumah masih ditempati, sehingga digugat ke Pengadilan Negeri Sidoarjo. Pemohon menang atas gugatan tersebut.

“Klien kami memenangkan lelang dan telah memberikan kesempatan kepada pemilik rumah untuk mengosongkan rumah. Tapi ternyata tidak diindahkan, jadi terpaksa dilakukan eksekusi atau upaya paksa ini,” ujar Davy Hindranata, kuasa hukum pemohon kepada TribunJatim.com.

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved