Penanganan Covid
BPBD Bondowoso Rutin Droping Air Agar Masyarakat Terbiasa Cuci Tangan, Cegah Penularan Covid-19
BPBD Bondowoso rutin melakukan droping air bersih untuk cuci tangan agar masyarakat terbiasa jalankan prokes, demi mencegah penularan Covid-19.
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menggalakkan kampanye gerakan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).
Satu di antara caranya adalah rutin melakukan droping air bersih untuk fasilitas cuci tangan di setiap tandon.
Tandon-tandon tersebut diletakkan di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan, antara lain alun-alun dan pasar.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Adi Sunaryadi mengatakan, pihaknya sering mengecek ketersediaan air di setiap tandon.
Apabila, ditemukan tandon yang ketersediaan airnya minim, pihaknya berupaya langsung mengisinya.
Baca juga: Belum Ada Jalur Khusus Sepeda, DLHP Sebut Jalan di Kabupaten Bondowoso Sempit
Baca juga: Truk Pembawa Ayam Selip dan Terguling di Tikungan Bibis Ponorogo, Sopir Tewas, Muatan Berhamburan
Itu agar masyarakat Bondowoso mudah dan terbiasa untuk mencuci tangan di manapun berada.
"Droping air bersih ini untuk cuci tangan di sejumlah titik yang telah dipasang tandon air oleh BPBD Bondowoso," katanya, Jumat (19/2/2021).
Ia mengungkapkan, sesuai imbauan pemerintah, warga dianjurkan agar selalu mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 (virus Corona).
Baca juga: Pengembangan Wisata Heritage Bondowoso Terhalang Anggaran, Dindikbud Imbau Masyarakat Turut Berperan
Baca juga: Banyuwangi Luncurkan Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia, Diresmikan Sandiaga Uno
Budaya kebiasaan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir pun sudah banyak disosialisasikan oleh Pemkab Bondowoso.
"Harapannya dapat membantu masyarakat dalam melakukan salah satu penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, yakni mencuci tangan di lingkungan umum," pungkasnya.