Breaking News:

Terapkan Prokes, LSP P1 Untag Surabaya Adakan Uji Sertifikasi Untuk Calon Wisudawan

Lembaga Sertifikasi Profesi P1 (LSP P1) Untag Surabaya melangsungkan Uji Sertifikasi Kompetensi calon wisudawan, Sabtu (20/2/2021).

sulvi / surya
Uji Sertifikasi Kompetensi calon wisudawan yang digelar Lembaga Sertifikasi Profesi P1 (LSP P1) Untag Surabaya , Sabtu (20/2/2021). 

Reporter : Sulvi Sofiana | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sertifikasi saat ini menjadi modal tambahan bagi lulusan perguruan tinggi. Untuk itu, meskipun masih pandemi,Lembaga Sertifikasi Profesi P1 (LSP P1) Untag Surabaya melangsungkan Uji Sertifikasi Kompetensi calon wisudawan, Sabtu (20/2/2021).

Dalam pelaksanaannya, tim LSP P1 Untag Surabaya menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat.

Sumiati, Direktur LSP P1 Untag Surabaya menjelaskan baik mahasiswa maupun dosen diharuskan memakai masker dan face shield.

Sebelum memasuki ruang assessment, seluruh peserta uji atau asesi maupun asesor wajib melakukan cek suhu badan serta cuci tangan bagi oleh tim satgas Covid-19 Untag Surabaya.

"Uji kali ini juga diselenggarakan pada 17 ruangan sekaligus dengan masing-masing ruangan hanya diperbolehkan diisi oleh 5 hingga 6 asesi dengan 1 asesor. Protokol Kesehatan ini diterapkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” terangnya.

Baca juga: Pemuda Jatuh dari JPO Jalan Diponegoro Diduga Bunuh Diri, Tubuhnya Sempat Tertabrak Mobil Pikap

Baca juga: Liga 2 2021 Berjalan Tanpa Penonton, PSHW Minta Subsidi Klub Naik Minimal 100 Persen

Baca juga: 51 Ikan Paus Mati Terdampar di Bangkalan, 2 Eskavator Pemprov Jatim Dikerahkan Melakukan Penguburan

Pada periode ini ada 386 asesi mengikuti Uji Sertifikasi dengan pembagian 4 kali jadwal pelaksanaan, yakni pada tanggal 20-21 Februari dan 27-28 Februari.

Sehingga pada tiap hari pelaksanaan diikuti oleh kurang lebih 90 peserta uji.

“Sertifikasi ini sebagai syarat pendamping ijazah, kebanyakan peserta uji merupakan calon wisuda periode Maret besok. Untuk jumlah memang cukup berkurang dari biasanya karena mungkin banyak mahasiswa yang sudah mengikuti uji pada periode lalu,” tutur Sumiati yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu.

Selain itu, pelaksanaan uji sertifikasi kali ini merupakan uji mandiri. Jadi mahasiswa membayar pribadi untuk uji asesmen karena kuota uji gratis dari BNSP hanya sekali dalam setahun dan sudah terlaksana pada wisuda periode September tahun lalu.

"Hingga saat ini, LSP P1 Untag Surabaya memiliki total 61 skema. Namun pada Uji Sertifikasi kali ini, ada masing-masing 2 skema yang diuji pada masing-masing Prodi,"urainya.

Lebih lanjut Sumiati menjelaskan saat ini LSP P1 Untag Surabaya tengah melakukan persiapan pelaksanaan uji sertifikasi jarak jauh atau online.

Ia menyebutkan tengah mempersiapkan 3 skema yang memungkinkan bisa terlaksana melalui daring, yakni Kewirausahaan, Informatika dan Rekruitmen.

Hal ini juga menjadi salah satu usaha tim LSP P1 untuk mengurangi penyebaran COVID-19. “Dalam pelaksanaan tatap muka ini kami memperhatikan sekali Protokol Kesehatan. Sementara untuk uji daring ini tengah kami siapkan sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh BNSP,” katanya kepada TribunJatim.com.

Kedepan ia berharap LSP P1 Untag Surabaya mampu menyediakan uji kompetensi dengan dua metode yaitu offline dan online.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved