Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Resepsi Pernikahan di Masjid SIER Surabaya Dibubarkan Polisi, Cegah Kerumunan di Tengah PPKM Mikro

Resepsi pernikahan warga Kendangsari dibubarkan oleh Polsek Tenggilis Mejoyo. Tegaskan Surabaya sedang PPKM Mikro: wajib 5M.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Suasana pembubaran resepsi pernikah di halaman Masjid Baiturrozaq SIER Surabaya. 

Reporter : Syamsul Arifin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Warga Kendangsari, Widodo tak akan lupa momen yang terjadi di hari resepsi pernikahan anaknya itu. 

Pasalnya, gelaran resepsi di halaman Masjid Baiturrozaq, SIER Surabaya ini berakhir pembubaran. 

Kejadian ini diketahui, saat patroli di kawasan tersebut oleh Polsek Tenggilis Mejoyo

Petugas Kepolisian datang ke lokasi secara humanis dan meminta kepada para undangan yang hadir untuk pulang. 

Baca juga: PLN Serentak Gerebek Penyulang 20 kV Extra Weekend, Jaga Pasokan Listrik di Tengah Anomali Cuaca

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Piala Menpora 2021, Arema FC Ajak Komunikasi Tiga Kepala Daerah di Malang Raya

"Setelah menikmati hidangan kami harap bapak dan ibu sekalian untuk pulang ke rumah masing-masing, karena Surabaya saat ini menerapkan PPKM Mikro," imbau Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Kristiyan Beorbel Martino, Minggu, (21/2/2021). 

Ia menjelaskan saat ini Kota Surabaya sedang dalam penerapan PPKM Mikro dan pembubaran tersebut sesuai dengan Perwali No. 2 Tahun 2021.

"Jadi prinsipnya petugas benar-benar menerapkan dan pengawasan terhadap 5M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas." tutupnya. 

Baca juga: Tutup Jabatan Wabup Kediri, H Masykuri Kembali ke Hobinya Sejak Kecil: Beternak hingga Bersepeda

Baca juga: Tak Terduga Awal Pertemuan Ikke Nurjanah dan Suami Brondong, Nasib 2 Minggu Nikah Ketahuan: Dekat

Diketahui, keluarga Widodo telah menggelar resepsi pernikahan setelah merencanakan segala sesuatunya mulai undangan, makan sewa tempat dan lain sebagainya. 

Salah satu pihak keluarga menuturkan hal tersebut dilakukan untuk membahagiakan anaknya. 

"Tapi mau bagaimana lagi situasinya tidak memungkinkan," kata salah satu keluarga tersebut. 

Salah satu petugas di lapangan menuturkan  sementara dilakukan penyitaan KTP dari pihak pengelola dan keluarga  untuk selanjutnya datang ke Polsek Tenggilis Mejoyo.

Setelah dilaksanakan pembubaran para tamu undangan pergi meninggalkan lokasi situasi aman terkendali. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved