Breaking News:

Dinsos Tulungagung Menegaskan Tidak Ada Dana Kompensasi Untuk Korban Covid-19

Ny DF (33) mengaku jengah dengan sikap sejumlah tetangganya,  seusai menjalani keluar dari tempat karantina  Covid-19 Tulungagung

Warta Kota
Ilustrasi uang santunan untuk keluarga pasien Covid-19 

Reporter: David Yohanes | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Ny DF (33) mengaku jengah dengan sikap sejumlah tetangganya, 
seusai menjalani keluar dari tempat karantina  Covid-19 Tulungagung.

Sebab mereka menanyakan uang kompensasi dari pemerintah setelah sembuh dari Covid-19.

"Dipikirnya saya dapat uang dari pemerintah. Kok enak sekali kalau dapat," ucap DF dengan kesal.

Menurut DF, banyak warga yang salah menduga soal uang kompensasi itu.

Padahal selama menjalani karantina, justru dirinya harus keluar biaya ekstra.

Misalnya untuk membeli sejumlah suplemen buat anaknya, agar tidak tertular.

Baca juga: Pelaksanaan PPKM Mikro di Lamongan, Bertambah Jadi 87 RT Tersebar di 73 Desa

"Yang ada malah tekor, karena harus beli suplemen agar anak-anak tetap  sehat. Juga beli  suplemen saya selama karantina," ujar DF kesal.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Suyanto pun menegaskan, tidak ada kompensasi bagi pasien Covid-19.

Bahkan untuk pasien yang meninggal dunia, tidak ada uang santunan untuk ahi warisnya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved