Breaking News:

Anggota Polres Bojonegoro Dites Urine Dadakan, Kapolres: Siapa Mencicipi Narkoba, Karirnya Tamat

Polres Bojonegoro gelar tes urine dadakan. Patikan anggotanya tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba. Begini imbauan Kapolres AKBP Eva Guna Pandia.

ISTIMEWA/HUMAS POLRES BOJONEGORO
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia saat memimpin tes urine anggotanya 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kasus penggunaan narkoba yang dilakukan oleh Kapolsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Kompol Yuni Purwanti bersama belasan anggotanya menyita perhatian publik.

Guna memastikan anggotanya agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba, Polres Bojonegoro menggelar tes urine secara dadakan.

Tes yang digelar dadakan oleh Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Bojonegoro dengan Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro, Polda Jatim, membuat kaget 109 anggota. Karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan.

Baca juga: Sinopsis Drama Korea Come Back Mister Episode 7 Selasa, 23 Februari 2021, Tayang di NET TV

Baca juga: Miss Tabok Julukan Baru Natasha Dewanti, Mama Sarah Sering Tampar Pemicunya, Lihat Sosok Aslinya

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, tes urine dilakukan untuk memastikan anggota yang ada di opsnal atau Polres maupun Polsek terbebas dari penggunaan atau penyalahgunaan narkoba.

Mereka diperkenankan memasuki toilet yang diawasi anggota Propam dan menyerahkan air seninya pada petugas kesehatan, untuk dites.

"Kita laksanakan tes urine secara mendadak kepada anggota, ini merupakan pembinaan internal terhadap anggota agar tidak main-main dengan narkoba. Hasilnya nihil tidak ada yang positif narkoba," ujar Kapolres, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Dari BMKG Juanda, Cerah Berawan, Peringatan Hujan di Surabaya dan Sidoarjo

Baca juga: Gus Baha : Sedekah Itu Sesekali Perlu Dilakukan Secara Terang-terangan, Penjelasannya ini

Perwira menengah itu akan menindak tegas anggotanya yang terlibat kasus penggunaan narkoba.

Ia juga menegaskan tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti akan dihukum pidana.

Peringatan itu disampaikan untuk seluruh anggota Polri, khususnya anggota Polres Bojonegoro agar tak menyentuh barang haram tersebut.

"Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa yang mencicipi narkoba, karirnya tamat, keluarga berantakan, hidup sengsara, akhirnya masuk penjara. Bila ditemukan anggota mengkonsumsi narkoba, saya pastikan diproses pidana," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved