Breaking News:

Ribuan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Merana, Tak Tahu Kapan Bisa Berangkat ke Tanah Suci

Sebanyak 1.643 Calon Jamaah Haji (CJH) Lamongan Jawa Timur cemas, lantaran mereka tidak mendapatkan kapan bisa berangkat ke tanah suci Makkah

SURYA/HANIF MANSHURI
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kemenag Lamongan, Banjir Sidomulyo, Selasa (2/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sebanyak 1.643 Calon Jamaah Haji (CJH) Lamongan Jawa Timur cemas, lantaran mereka tidak mendapatkan kapan bisa berangkat ke tanah suci Makkah.

Mereka adalah CJH yang gagal berangkat pada Juli 2020. Sementara musim haji tahun ini para jamaah haji ini merana lantaran jamaah haji Indonesia, satu diantara puluhan  negara di dunia yang 'diharamkan' masuk ke Arab Saudi.

Terhitung ribuan CJH Lamongan selama 8 bulan, sejak Juli 2020 hingga Februari 2021 menanti kapan bisa berangkat untuk menunaikan ibadah ke tanah suci.

Tidak hanya calon jamaah haji, yang  umrahpun belum mendapat kepastian dari Kementerian Agama.

Baca juga: Mobil Agya Nyungsep di Sungai Jemursari, Pengemudi Kendarai Mobil Sambil Main Handphone

Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Lamongan, Banjir Sidomulyo mengungkapkan, semula
1.643 CJH sudah ada rencana keberangkatan, namun selalu tertunda karena adanya perubahan kebijakan Kemenag RI yang didasarkan atas keputusan pemerintah Arab Saudi.

"Sejak Juni 2020 para calon jamaah di Lamongan sudah ada rencana keberangkatan. namun, selalu diundur sampai sekarang," kata Banjir kepada Surya.co.id (Tribunjatim.com grup)  , Selasa (23/2/2021).

Perubahan keputusan pemerintah Arab Saudi yang kerab berganti berimbas ke beberapa calon jamaah haji Indonesia.

"Sebenarnya ada 1.646 calon jamaah namun 3 diantaranya  menunda pelunasan hingga terancam gugur berangkat pada musim haji nant," kata Banjir.
Perubahan regulasi dan kebijakan terkait muncul wabah  Covid-19, menjadi permasalahan yang membuat pemerintah Arab Saudi.

"Pada 28 Juni 2020 itu sebenarnya ada jadwal keberangkatan  calon jamaah haji gelombang 1, kloter ke 7 sampai 10, namun tertunda lagi waktu itu," katanya.(Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved