Breaking News:

Jukir di Kota Batu Wajib Ganti Rugi jika Ada Kendaraan Hilang, Simak Nilainya!

Pemkot Batu telah melaksanakan Perda No 3 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Pemungutan Retribusi Non - Tunai.

TribunJatim.com/ Benni Indo
Jukir di Batu wajib mengganti rugi jika ada kendaraan yang hilang 

Reporter: Benni Indo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemkot Batu telah melaksanakan Perda No 3 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Pemungutan Retribusi Non - Tunai. Sosialisasi dilakukan kepada sekitar 300 an Jukir selama 24 Februari hingga 25 Februari.

Dalam peraturan yang baru, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batu, Imam Suryono menjelaskan, Petugas juru parkir (Jukir) diwajibkan mengganti rugi jika ada kendaraan yang hilang. Ganti ruginya sebanyak 20 persen dari nilai taksir kendaraan yang hilang.

"Ya harus ganti 20 persen. Tukang parkirnya yang mengganti, bukan Dishub," ujar Imam, Kamis (25/2/2021). 

Jika Dishub yang membayar denda, Imam khawatir akan dimainkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Mereka bisa saja kerjasama dengan orang lain lalu mengklaim kehilangan kendaraan.

"Bukan dishubnya, nanti kalau Dishub, bisa kerjasama dia. Pura-pura hilan kendaraannya," paparnya.

Baca juga: Penyebab Utama Soeharto Makamkan Soekarno di Blitar, Megawati Sebut Keluarga Tak Setujui

Maka dari itu, Imam mengingatkan agar para Jukir bekerja profesional. Setiap pelanggan yang datang wajib menerima karcis parkir. Kendaraan juga harus parkir di tempat yang telah disediakan.

Dishub Batu akan memulai program setor retribusi parkir non tunai. Imam mengatakan, pembayaran non tunai diterapkan antara juru parkir (Jukir) dengan Dishub.

Para Jukir akan melaporkan pemasukan parkir melalui rekening Bank Jatim. Cara itu akan dimulai pada Maret 2021 mendatang.

Dikatakan Imam, itu adalah cara baru laporan retribusi. Sebelumnya, Jukir melaporkan reteribusi secara manual ke Dishub Batu. Cara manual dinilai kurang efektif dan memakan banyak waktu.

"Laporannya seminggu sekali
Jadi semua Jukir harus punya rekening dan saldo. Mereka langsung melaporkan ke Dishub lewat rekening," ujar Imam.

Melalui metode pembayaran non tunai itu, Dishub dapat menghitung presentase pembagian. Pembagiannya 60 persen untuk Jukir dan 40 persen untuk Pemkot Batu. Imam juga meyakini cara itu bisa mengurangi potwnsi kebocoran retribusi.

"Sebagai birokrat, saya yakin bisa mengurangi. Perlu tahapan, setahap demi setahap untuk memperbaiki tatanan parkir," ujar Imam. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved