Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Dengar Suara Retakan Saat Isi Bensin, Warga Malang Langsung Lari Lihat Pohon Kersen Roboh

Mendengar suara retakan saat isi bensin, warga Malang langsung lari lihat pohon kersen di sampingnya roboh menimpa motor.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/PMI KOTA MALANG
Sebuah pohon kersen setinggi lima meter di Malang roboh menimpa satu sepeda motor Honda Supra X 125, Selasa (2/3/2021), sekitar pukul 15.30 WIB. 

Reporter: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah pohon kersen setinggi lima meter di Malang roboh menimpa satu sepeda motor Honda Supra X 125, Selasa (2/3/2021), sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari informasi yang diperoleh TribunJatim.com, peristiwa itu terjadi di jalan belakang Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Pemilik sepeda motor, Heru Saptonugroho (56), warga asal Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mengatakan, saat itu dirinya baru saja pulang kerja dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

"Setelah itu saya mengisi bensin sepeda motor, di tempat orang berjualan bensin eceran. Saat sedang mengisi bensin motor, saya mendengar ada suara retakan. Namun saya tak curiga, karena saya pikir itu suara berasal dari genteng warung yang sedang diterpa angin," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Begitu jok motor ditutup, dirinya menoleh ke arah kanan dan melihat pohon kersen yang berada di sampingnya sudah sangat miring.

Baca juga: Pengelola Wisata Semringah Jalan Rusak Menuju Pantai Balekambang Malang Diperbaiki

Baca juga: DPRD Kabupaten Malang Siap Kawal Program 100 Hari Kerja Sanusi-Didik, Terutama Soal Infrastruktur

Dirinya pun kaget, dan langsung berlari menjauhi sepeda motornya dan pohon tersebut.

"Begitu mundur, pohon itu langsung menimpa motor saya," tambahnya.

Akibatnya, motor Honda Supra X 125 yang ia gunakan sehari-hari untuk bekerja mengalami kerusakan di sisi bodi sebelah kanan.

Tampak juga gagang spion motornya hampir lepas.

Baca juga: Berawal 5 Orang Flu Pilek, 170 Penghuni Panti Asuhan di Kota Malang Positif Swab Antigen Covid-19

Baca juga: Meski Sudah Ada Perwali, Pembelajaran Tatap Muka di Kota Batu Tunggu PPKM Mikro Selesai

Namun dirinya bersyukur, tidak sampai tertimpa pohon yang memiliki diameter batang mencapai setengah meter lebih itu.

"Rencananya akan saya servis sendiri, karena rusaknya juga tidak terlalu parah. Yang penting saya alhamdulillah, karena saya tidak sampai tertindih pohon," ungkapnya.

Sementara itu Babinsa Kecamatan Klojen, Pelda Suyahrianto yang berada di lokasi kejadian menjelaskan, dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kota Malang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

"Kami tadi langsung melaporkan ke kelurahan, DLH Kota Malang, dan BPBD Kota Malang. Tak berselang lama, BPBD dan PMI Kota Malang tiba di lokasi dan langsung memotong serta meminggirkan pohon ke pinggir jalan," jelasnya.

Baca juga: Stasiun Gubeng dan Malang Sudah Sediakan Layanan GeNose C19, Tes Covid-19 Cuma Rp 20 Ribu

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Papan Reklame di Tulungagung Ambruk, Warga: Tahu-tahu Ada Suara Keras Bruk

Dirinya menerangkan, meskipun cuaca masih terbilang ekstrem, usia pohon dan kondisi pohon juga menjadi faktor penting penyebab terjadinya pohon tumbang.

"Memang pohon kersen tersebut memiliki akar yang sudah lapuk. Sehingga dengan beban hujan dan angin, membuat pohon tidak sanggup lagi berdiri tegak dan akhirnya roboh. Dan kami mengimbau kepada masyarakat, untuk selalu mengecek pohon di sekitar lingkungan tempat tinggal. Apabila sudah terlihat membahayakan, bisa langsung melapor ke kelurahan agar dapat ditangani sebelum roboh," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved