Penggal Sang Putri, Ayah Lalu Tenteng Kepala Anak Gadisnya Diarak di Jalanan Demi 'Kehormatan'
Seorang ayah penggal lalu tenteng kepala anak gadisnya, lalu diarak di jalanan demi 'kehormatan'.
Penulis: Alga | Editor: Sudarma Adi
Media lokal mengatakan bahwa Romina sempat mengatakan pada pihak berwenang kalau nyawanya terancam bila berada di rumah.
Namun, mereka tak menghiraukan dan tetap memulangkan Romina ke rumahnya seperti aturan yang berlaku di negara tersebut.
Hingga kemudian peristiwa maut itu terjadi.
Baca juga: Tragis Anak Kecil Ditelan Buaya Bulat-bulat, Jasad Utuh di Perut, Ajakan Mancing Ayah Berakhir Duka
Seusai membunuh putrinya, ayah Romina kemudian menyerahkan diri ke kantor polisi untuk mengakui kejahatannya.
Ia datang sambil membawa senjata yang sudah berlumuran darah.
Gubernur Distrik, Kazem Razmi mengatakan, ayah gadis tersebut ditahan dan penyelidikan terhadap kasus ini sedang berlangsung.
Wakil Presiden untuk Urusan Wanita, Masoumeh Ebtekar telah mengeluarkan 'perintah khusus' untuk menyelidiki kasus ini, kata Iran International.
Bila terbukti bersalah, ayah Romina terancam hukuman penjara 10 tahun.
Ia bisa lolos dari hukuman mati karena ia adalah wani Romina.
Yang dalam Hukum Pidana Islam berarti ia dibebaskan dari 'qisas' atau 'pembalasan dalam bentuk serupa', Al Arabiya melaporkan.
Hukum syariah mengatakan bahwa hanya 'keturunan sedarah' lah yang dapat menuntut pembunuhan dalam keluarga.
Artinya, sebagian besar pembunuhan untuk menjaga kehormatan tidak dihukum karena keluarga cenderung tak menuntut hukuman mati pada anggota keluarga lainnya.
Kasus pembunuhan terhadap Romina telah membuat seluruh warga Iran terkejut.
Presiden Hassan Rouhani pun langsung mendesak kabinetnya untuk segera membuat hukum yang lebih sepadan untuk kasus pembunuhan demi menjaga kehormatan.