Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Pastikan Mutasi Covid-19 B117 UK Belum Ada di Jatim, Gubernur Khofifah Minta ITD Unair Sequencing

Pastikan belum ditemukan kasus mutasi virus Corona jenis B117 UK di Jawa Timur. Gubernur Khofifah Indar Parawansa minta ITD Unair mulai sequencing.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Hefty Suud
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Setelah memastikan belum ditemukan kasus mutasi virus Corona ( Covid-19 ) jenis B117 UK di Jawa Timur (Jatim), Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pihaknya akan meningkatkan sarana yang memadai untuk deteksi mutasi virus yang lebih menular hingga 70 persen tersebut. 

Gubernur Khofifah berharap, ITD Unair dan Balitbangkes yang ada di Surabaya bisa mulai melakukan uji dan sequencing RNA virus guna mendeteksi cepat adanya penularan virus jenis baru itu di Jatim. 

Sequencing ini sendiri adalah proses mengurutkan RNA Virus untuk mengetahui susunan aslinya.

Dengan demikian, bila ada mutasi di Jatim, akan bisa segera dideteksi dan disampaikan ke masyarakat. 

Baca juga: Arya Saloka Salat Jumat di Masjid Kampung, Warga Teriak Histeris, Sosok Mas Al Dipuji: Makin Meleleh

Baca juga: Moeldoko Ketum Partai Demokrat Versi KLB Sumut, DPC Lumajang Tetap Dukung Kepemimpinan AHY

"Jadi ada 76 sampel diambil dari Jatim yang di proses squencing di jakarta. Alhamdulillah kami sudah terkonfirmasi, sampel dari Jatim tidak ditemukan mutasi virus baru B117 UK," tegas Khofifah, saat diwawancara usai sertijab Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Jumat (5/3/2021).

Sebagai antisipasi penyebaran virus yang tingkat penularannya lebih tinggi ini, Gubernur Khofifah meminta agar ITD dan Balitbangkes bisa melakukan sequencing.

Dengan begitu uji sampel bisa dilakukan di Jatim. 

"Kita berusaha balitbangkes dan ITS Unair bisa memungkinkan untuk bisa melakukan sequencing dari sampel yang kemungkinan bisa diidentifikasi dari masyarakat yang pulang dari daerah-daerah tertentu yang sudah terdeteksi keberadaan virus baru lebih dulu," tegasnya.

Baca juga: HP 3 Pemuda Dibawa Kabur Orang di JPO Surabaya, Pelaku Ngaku dari Polda, Modus Penangkapan Narkoba

Baca juga: Diminta Tes Swab Lewat Dubur, Diplomat AS Merasa Dipermalukan, Tak Bermartabat, China Membantah

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved