Tragis Selingkuhan Dokter Tewas seusai Beri Nikmat, Tak Tahu Isap Bahan Mematikan, Korban Tak Cuma 1

Seorang selingkuhan dokter bedah tewas tragis setelah beri kenikmatan. Taktik si dokter bunuh selingkuhannya sungguh membuat begidik.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
via Tribunnews
ILUSTRASI Berita selingkuhan dokter bedah tewas tragis setelah beri kenikmatan. 

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNJATIM.COM - Aksi mengerikan dokter bedah terkuak.

Seorang selingkuhan dokter bedah tewas tragis setelah beri kenikmatan.

Taktik si dokter bunuh selingkuhan sungguh membuat begidik.

Korbannya pun tak hanya satu.

Baca juga: Curhat Pria Nikah 4 Tahun Tak Pernah Berhubungan Intim, Istri Selalu Menangis, Ogah Cerai: Mencintai

Kasus ini terjadi di Jerman.

Baru-baru ini seorang dokter di Jerman terungkap bunuh selingkuhan ketika mereka melakukan seks oral.

Akibat perbuatannya, Dr Andreas David Niederbichler diminta membayar kompensasi kepada suami dan anak korban, Yvonne M, selain biaya pemakaman.

Kompensasi itu terjadi setelah dia dipenjara sembilan tahun, atas dakwaan pemerkosaan dan penyiksaan yang berujung kematian.

Baca juga: Gempur Bantah Tudingan Aksinya Ditunggangi AMP: Murni Menyuarakan International Womens Day

Dilansir TribunJatim.com dari Kompas.com, Pengadilan Magdeburg memerintahkan agar Niederbichler total membayar ganti rugi 25.000 poundsterling (Rp 498,8 juta).

Rinciannya, 18.000 poundsterling (Rp 359,1 juta) untuk suami dan anak Yvonne.

Lalu 7.000 poundsterling (Rp 139,6 juta) untuk biaya pemakaman.

Yvonne bukan satu-satunya perempuan yang menjadi korban kejahatan pria yang merupakan dokter bedah itu.

Baca juga: VIRAL Pria Ini Dihukum Bayar Rp 150 Juta Gara-gara Batal Nikahi Kekasih, Camer: Biar Tidak Seenaknya

Mantan Kepala Klinik Halberstadt di Saxony-Anhalt memberikan narkoba, dan secara seksual menyerang tiga wanita pada September 2015 sampai Februari 2018.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved