Breaking News:

Diduga Edarkan Sabu-sabu, Seorang Sopir Asal Jateng Diamankan Polisi Di Warung Terminal Bus Nganjuk

Satu tersangka diduga anggota jaringan sopir pengedar narkotika jenis sabu diamankan Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

surya/amru
Satu klip plastik berisi sabu dan sejumlah barang bukti lain yang diamankan dari tangan tersangka pengedar oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk. 

Reporter: Achmad Amru Muiz I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Satu tersangka diduga anggota jaringan sopir pengedar narkotika jenis sabu diamankan Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Tersangka tersebut, RD (39) seorang sopir warga Desa Panekan Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah yang diamankan di warung depan Terminal Bus Anjuk Ladang Nganjuk.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Rony Yunimantara menjelaskan, dari tangan tersangka RD diamankan barang bukti satu plastik klip berisi serbuk crystal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 0,53 gram, satu buah pipet kaca yang masih ada sisa shabu, satu buah plastik, satu buah HP, sejumlah pembungkus dan kemasan, serta lainya.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti peredaran dan penggunaan sabu-sabu diamankan di Mapolres Nganjuk," kata Rony Yunimantara, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Kecelakaan Maut Bus Restu Tabrak Truk Muatan Kawat Besi di Tol Surabaya-Mojokerto, 1 Korban Tewas

Dijelaskan Rony Yunimantara, penangkapan terhadap pengedar sabu diduga jaringan sopir tersebut berawal dari informasi masyarakat. Informasi itupun langsung dilakukan tindaklanjut dengan penyelidikan oleh tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Dalam penyelidikan, menurut Rony Yunimantara, diketahui pengedar narkotika jenis sabu dilakukan oleh tersangka RD.

Dimana saat itu tersangka RD sedang berada di salah satu warung depan Terminal Anjuk Ladang Nganjuk.

Baca juga: Coba Siasati Polisi, Pengedar Sabu Asal Karang Menjangan Simpan Narkoba di Dalam Senter

Tim Rajawali 19 Satresnarkoba, ungkap Rony Yunimantara, langsung melakukan pengamanan terhadap tersangka RD.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap tersangka RD dan ditemukan sejumlah barang bukti satu klip plastik diduga berisi sabu-sabu. Selain itu juga ditemukan sebuah pipet kaca yang masih ada sisa sabu.

"Tersangka RD tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar dan pengguna sabu setelah ditemukanya barang bukti tersebut," ucap Rony Yunimantara.

Saat dilakukan pemeriksaan, dikatakan Rony Yunimantara, sabu dalam klip plastik tersebut pesanan seseorang di Kelurahan Guyangan Nganjuk. Dan sabu itu sendiri didapatkan dari seorang temannya di Kota Solo.

Keterangan tersebut saat ini terus dilakukan pengembangan oleh Tim Rajawali 19 Satresnarkoba.

"Dan tersangka RD bakal dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka RD terancam hukuman penjara hingga 20 tahun," tuturnya.

Baca juga: 22 Keluarga Pasien Meninggal Karena Covid-19 di Ponorogo Akan Dapat Santunan Rp 5 Juta

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved