Breaking News:

Berita Kota Malang

E-TLE di Kota Malang Dilengkapi 3 Kamera Beda Jenis, Detail Tangkap Gambar Pelanggaran Lalu Lintas

Tilang elektronik di Kota Malang dilengkapi 3 jenis kamera berbeda. Begini fungsinya kata Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution. 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tahun ini, pemasangan kamera tilang elektronik atau E-TLE di Kota Malang bakal segera diterapkan.

Informasi yang diterima TribunJatim.com, nantinya di 13 titik akan dipasang 24 unit kamera, terdiri dari kamera E-TLE dan speed camera.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution mengatakan, ada tiga jenis kamera E-TLE yang akan dipasang.

Baca juga: Ribuan Bonek Ancam Turun ke Jalan Jika Sampai Besok Nasib Markas Persebaya Belum Jelas

Baca juga: Amblas Sudah Hidup Bu Kades Digoyang Brondong Pagi-pagi, Suami Tetap Sayang: Sudah Sering Pergoki

"Yakni kamera depan yang bisa mengidentifikasi pengendara yang menggunakan ponsel, tidak memakai sabuk pengaman dan merokok. Kemudian kamera belakang, untuk mengidentifikasi pelanggaran marka dan traffic light. Kemudian speed camera, untuk mengidentifikasi kecepatan kendaraan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu, (24/3/2021).

Ia menjelaskan, jika ditemukan pengendara yang melanggar aturan, maka surat bukti pelanggaran akan dikirimkan kepada pemilik kendaraan.

"Surat bukti pelanggaran akan kami kirimkan ke rumah pemilik kendaraan. Dalam surat tersebut tertera barcode yang berisi rekaman 10 detik sebelum melakukan pelanggaran, waktu melakukan pelanggaran, dan 10 detik setelah melakukan pelanggaran," bebernya.

Setelah itu, pelanggar lalu lintas (lalin) akan diberi waktu maksimal tujuh hari untuk melakukan konfirmasi.

Baca juga: Kapolda Jatim Harap Kongres XXXI HMI Selesai dengan Baik Hari Ini: Adik-adik Sudah Dewasa

Baca juga: Suasana Mencekam di Nusakambangan saat Eksekusi Mati, Dokter Hastry: Yang Tak Tampak Ikut Nonton

"Jika dikonfirmasi dan dia benar melakukan pelanggaran, akan diberikan kode khusus untuk melakukan pembayaran tilang. Namun apabila lebih dari tujuh hari tidak melakukan konfirmasi, dan tidak membayar denda tilang. Maka akan diblokir, dan denda tilang akan dikenakan saat pembayaran pajak kendaraan tahunan," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved