Hukum dan Kriminal

Gadis Lapor 'Dihamili Pak Kades' Minta Dinikahi Pasca Dipukuli, Oknum Kades Ngeles: Dia Ditinggalkan

Seorang gadis melapor ke polisi mengaku dihamili Pak Kades dengan usia kandungan sudah 11 pekan, ia mengungkap bahwa sebelumnya sering diancam.

Tayang:
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Tribunnews.com
Ilustrasi wanita dihamili Pak Kades dan oknum Kades mengaku ada alasannya 

Penulis: Ignatia Andra Xaverya | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNJATIM.COM - Peristiwa seorang gadis melapor ke polisi mengaku dihamili Pak Kades lantas membuka jalan terang penyelesaian kasus pemerkosaan.

Seorang gadis muda mengaku dihamili Pak Kades.

Gadis itu minta dinikahi si oknum Kades.

Ia juga mengaku mendapat ancaman dan perlakuan kasar dari pelaku.

Sementara itu, Kepala Desa yang dituding bersangkutan lantas menanggapi kembali.

Gadis yang ngaku dihamili Pak Kades itu kini sudah hamil dengan usia kandungan 11 pekan.

Si wanita yang ngaku dihamili kepala desa
Si wanita yang ngaku dihamili kepala desa (Tribunnews.com)

Baca juga: Motif Polwan Cantik Rela Dipakai 9 Pejabat Negeri, Karmanya Kejam, Nasib Para Pejabat Sebaliknya

Gadis muda ini ternyata tak pernah berani melapor ke polisi karena ada di bawah ancaman.

Ada banyak janji yang disampaikan oleh Pak Kades.

Terutama janji untuk segera menikahi sang wanita muda yang kini sudah hamil 11 minggu itu.

Tetapi karena tak kunjung-kunjung mewujudkan hal itu, si wanita pun habis kesabaran.

Wanita itu adalah NA, Warga Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

NA datang ke kantor polisi dengan mengaku dihamili Pak Kades sebuah desa di Kecamatan Paninggaran.

Baca juga: Demi Seks Gratis, Pria Bejat Ngaku Sugar Daddy Tipu 11 Gadis, Rekam Adegan Asusila, Ancam Korban

"Hari ini saya melaporkan atas kasus, saya dihamili oleh kades yang ada di wilayah Kecamatan Paninggaran," kata NA kepada Tribunjateng.com.

Selain melaporkan kasus atas dihamili kades, ia juga melaporkan atas ancaman dan kekerasan yang dialaminya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved