Anak-anak di Desa Bringinan Ponorogo Pecah Celengan Masal, Pernah Terkumpul Hingga Rp 200 juta
Puluhan anak berduyun-duyun mendatangi Rumah Baca Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Senin (29/3/2021)
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Repporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Puluhan anak berduyun-duyun mendatangi Rumah Baca Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Senin (29/3/2021).
Mereka berniat membongkar celengan atau tabungan mereka secara masal.
Beberapa anak datang sendiri, namun ada juga yang datang didampingi orang tua.
Baca juga: Nasib Kasat Resnarkoba Polresta Malang Pasca Insiden Salah Tangkap TNI, Polda Jatim Buka Fakta
Yang pasti mereka membawa celengan berbentuk balok berwarna merah putih.
Celengan tersebut dibuka oleh panitia dan karang taruna lalu dihitung dan dicatat.
Menurut Kepala Desa Bringinan, Barno tradisi menabung ini sudah dimulai sejak tahun 2015 dan pemecahan celengan pertama tahun 2016.
"Awalnya dulu diikuti 30 anak-anak ternyata antusiasmenya besar sekarang ada 712 anak yang ikut," ucap Barno.
712 anak tersebut berasal dari 18 desa di 9 kecamatan.
Rata-rata setiap anak mampu menabung hingga Rp 500 ribu namun ada juga yang sampai Rp 2 juta.
"Pada tahun 2019 kemarin dengan peserta 400 anak sekian terkumpul tabungan hingga Rp 200 juta sekian," tambahnya.
Pada tahun 2020, lanjut Barno, tidak ada acara 'bongkar tabungan' lantaran dalam masa Pandemi Covid-19.
"Tahun ini kita putuskan untuk dibongkar namun tidak serentak, kita bagi mulai tanggal 29 Maret hingga 7 April secara bergiliran," jelas Barno.
Kumpulan berita Ponorogo terkini
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/para-bocah-di-ponorogo-membongkar-celengan.jpg)