Wali Kota Malang Sebut Ada Pesan Moral pada Mural 'Malang Kucecwara' di Fly Over Kedungkandang
Mural Malang Kucecwara yang berada di dinding fly over Kedungkandang mendapatkan apresiasi dari Wali Kota Malang Sutiaji.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
Reporter: RIfky Edgar I Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mural Malang Kucecwara yang berada di dinding fly over Kedungkandang mendapatkan apresiasi dari Wali Kota Malang Sutiaji.
Dia mengapresiasi mural tersebut karena memiliki makna yang cukup dalam bagi Kota Malang.
"Semua mural graffiti di fly over Kedungkandang semua saya suka. Cuma ada satu yang paling bermakna, yaitu Malang Kucecwara. Sering saya sampaikan bahwa kejahatan akan dikalahkan oleh kebenaran, itu pesan moral," ucap Sutiaji.
"Hidup di dunia ini tidak boleh semena-mena. Semuanya pasti ada batasnya dan kejahatan suatu saat akan dikalahkan dengan kebenaran," jelasnya..
Mural besar Malang Kucecwara menjadi pemandangan epic masyarakat ketika melewati fly over Kedungkandang.
Hal itulah yang diharapkan oleh Sutiaji agar masyarakat ketika melewati fly Over Kedungkandang bisa memaknai mural tersebut.
Terdapat tiga tema besar mural graffiti yang dilukis di fly over Kedungkandang.
Di antaranya ialah sepakbola, musik dan balapan. Tema tersebut yang menggambarkan Kota Malang dengan gaya dan ciri khas 'Malangan'.
"Semua yang tergambar di sini memiliki makna. Salah satunya ya Malang Kucecwara bermartabat. artinya kita sesama manusia ini tidak boleh merasa paling hebat. Yang hebat hanya tuhan. Hidup di dunia harus menghargai orang," pesan Sutiaji.
Saat ini, progres penggambaran mural graffiti di fly over Kedungkandang telah memasuki tahapan finishing. Dan mural graffiti tersebut digarap oleh komunitas graffiti di Kota Malang.
Sutiaji pun berpesan, nantinya di dinding atas fly over Kedungkandang juga diberi mural warna warni untuk menambah kesan keindahan di atas jembatan.
Serta menambah beragam lampu hias dan tempat olahraga bagi masyarakat di Kota Malang. Di antaranya ialah lapangan basket dan skatepark yang rencananya bakal dibangun di tahun 2021 ini.
"Keinginan saya nanti lebih banyak cat warna-warni, gak hanya tulisan. Karena bahaya kalau tulisan, atau bisa ada gambar 3D dan tidak ada tulisan-tulisan. Kalau tulisan orang baca, konsentrasinya terpecah, dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan," ucapnya.
Sementara itu, Steven Sugiharto, Wakil Direktur PT Inti Daya Guna Aneka Warna (Indana) selaku CSR di Fly Over Kedungkandang berterimakasih kepada Pemerintah Kota Malang atas kerjasama yang telah dilakukan selama ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/wali-kota-malang-sutiaji-berfoto-di-fly-over-kedungkandang.jpg)