Breaking News:

Berita Malang

Misteri Penyebab Kematian Wanita di Penginapan Pantai Ngliyep Terungkap

Tabir di balik tewasnya Vonny Mangundap, wanita yang tewas saat menginap di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang terungkap

Net
Ilustrasi- wanita tewas di Pantai Ngliyep 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tabir di balik tewasnya Vonny Mangundap, wanita yang tewas saat menginap di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang terungkap.

Tewasnya wanita 50 tahun ini diduga lantaran terkena serangan angin duduk. Secara definisi, angin duduk merupakan suatu jenis nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke jantung.

Alhasil, Kapolsek Donomulyo, AKP Didik Dwiyanto menyatakan penyebab tewasnya wanita asal Villa Bukit Tidar, Desa Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu bukanlah karena pembunuhan.

"Dugaan terkuat kami saat ini, korban tewas akibat terserang angin duduk," ujar Didik ketika dikonfirmasi, pada Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Mojokerto Berdarah, Satu Keluarga Jadi Korban Kekejaman Anak Kandung, Warga Dengar Suara

Kepastian tersebut didasari dari hasil otopsi terhadap korban di Instalasi Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar. Selain itu, tidak ada bekas penganiayaan dan pembunuhan di tubuh korban.

Didik menjelaskan tujuan rombongan pelancong tersebut menginap di Pantai Ngliyep juga disisipi motif klenik. Rombongan termasuk korban diketahui melakukan sebuah ritual yang memang menjadi keyakinan sahabat empat serangkai itu.

Korban bersama dengan 3 teman prianya datang pada Senin (29/3/2021) sekitar pukul 04.00 WIB lalu bertujuan untuk menjalani sebuah ritual mistis

"Usai menjalani ritual, pada Senin siang 2 orang teman prianya pulang. Hanya tersisa korban dan 1 teman prianya itu," kata Didik.

Saat meminta keterangan kepada 3 teman korban yang menemani berlibur ke Pantai Ngliyep, Didik mendapatkan informasi bahwa korban sempat mengaku masuk angin kepada salah satu teman pria mendiang tersebut.

Menyadari temannya dalam keadaan sakit, seorang pria yang menemani korban saat itu berusaha mencari obat untuk korban ke luar wilayah penginapan.

Namun ketika kembali, korban sudah diketahui meninggal dunia.

"Bukan pembunuhan. Saat ini korban sudah dikembalikan kepada keluarganya untuk selanjutnya dikebumikan," tutup Didik.

Di sisi lain, pihak keluarga Vonny tampak mendatangi Kamar Mayat RSSA Kota Malang pada Rabu siang. Mereka terlihat mengurus kebutuhan peti mati jenazah bagi korban. Ketika didekati, keluarga korban menolak memberikan pernyataan atas tewasnya anggota keluarganya itu. (ew)

Kumpulan berita Malang terkini

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved