Breaking News:

Berita Madiun

Diguyur Hujan 7 Jam, Banjir Bandang dan Longsor Terjang Kabupaten Madiun

Hujan lebat di wilayah lereng gunung Wilis dan seluruh wilayah Kabupaten Madiun pada Kamis (1/4/2021) mengakibatkan terjadi bencana banjir bandang

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Yoni Iskandar
Surya/ Doni Prasetyo
Kendaraan pengguna jalan, terpaksa memberanikan diri menejang banjir bandang atau air bah berarus kuat ini. Akibatnya banyak pengguna jalan motornya terbawa arus banjir bandang. 

Reporter : Willy abraham | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Hujan lebat di wilayah lereng gunung Wilis dan seluruh wilayah Kabupaten Madiun pada Kamis (1/4/2021) mengakibatkan terjadi bencana banjir bandang, dan tanah longsor.

Hujan dengan intensitas tinggi berlangsung sekitar tujuh jam, mulai pukul 15.30 WIB.

"Hujan selama sekitar tujuh jam, mengakibatkan terjadinya bencana di beberapa wilayah. Di antaranya, Kecamatan Gemarang, Dagangan, Kecamatan Kare, Kecamatan Geger," kata Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Zahrowi, ketika dikonfirmasi, Jumat (2/4/2021) dini hari.

Ia menuturkan, di Kecamatan Gemarang, teparnya di Desa Tawangrejo, seekor sapi beserta kandang hanyut terbawa banjir. Satu kandang ayam berukuran 4 meter x 50 meter juga rusak akibat banjir.

"Selain itu, penahan tebing juga longsor sekitar sepuluh meter di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: BREAKING NEWS - Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Kecamatan Rengel Tuban

Baca juga: Mulia Hati Istri Syekh Ali Jaber Minta Bebaskan Pelaku Penusukan, Hakim Tetap Vonis 4 Tahun Penjara

Baca juga: Tak Diduga Atta Minta Mantan Aurel Jadi Pagar Bagus, Verrell Syok, Difasilitasi Desainer Khusus

Sedangkan di Kecamatan Dagangan, longsor menimpa satu rumah warga Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, milik warga bernama Sandi. Longsor juga menutup di beberapa titik jalan umum di Desa Segulung.

"Tidak ada korban jiwa, longsor terjadi di beberapa titik, menutup sebagian jalan. Di Desa Sukosari juga teradi lapan air saluran dan sawah dengan ketinggian sekitar 10 cm," jelasnya.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Kare, longsor menutup ruas jalan di Dusun Jurang Dengkeng Desa Kare, Kecamatan Kare. Selain itu, juga terjadi longsor di dua titik di Dusun Suweru, pohon tumbang, serta longsor di Desa Bodag.

"Untuk di wilayah Kecamatan Geger, terjadi luapan air di Desa Sangen, Kecamata Geger, dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter," kata Zahrowi.

Pantauan di lokasi, pada Kamis (2/4/2021), Bupati Madiun, Ahmad Dawami, didampingi Kadin PUPR, Gunawi, dan Kalaksa BPBD, Zahrowi, turun langsung ke lokasi untuk memantau evakuasi material longsor di Kecamatan Kare dan Gemarang.

Hingga pukul 02.00 WIB, Jumat (2/4/2021), proses evakuasi material longsor yang menutup jalan selesai dibersihkan menggunakan alat berat kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Banjir Bandang

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved