Breaking News:

Berita Gresik

Disebut-sebut Dipanggil KPK di Surabaya, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Ini Bungkam

Mochammad, Ketua Komisi IV DPRD Gresik dari fraksi PKB disebut-sebut bakal jalani pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi PDAM.

TribunJatim.com/Willy Abraham
Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Mochammad, Selasa (22/10/2019). 

“Tidak ada pemeriksaan KPK hari ini disini mas. Terakhir KPK pinjam ruangan untuk pemeriksaan minggu lalu,” singkat petugas recepsionis kantor BPKP Jatim.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah beserta empat pejabat aktif PDAM telah dimintai keterangan pada Selasa (29/3/2021) kemarin.

Wanita yang kerap disapa Risa ini juga menyebut nama Mantan Dirut PDAM Gresik Muhammad bersama empat mantan pejabat PDAM lainnya dikabarkan dimintai keterangan oleh penyidik KPK di Kantor Kejati Jawa Timur.

Empat orang yang dipanggil KPK untuk dimintai keterangan yaitu Mantan Dirut Muhammad dan empat mantan pegawai dan pejabat PDAM yakni Imron, Santoso, Patris (Kepala Satuan RNK), dan Mantan Dirum PDAM Zakky.

"Mantan Dirut PDAM Gresik yang dimintai keterangan KPK bersama empat mantan pejabat PDAM waktu itu. List data panggilan ada semua," ucap Siti Aminatus Zariyah.

 Risa sendiri saat dipanggil KPK di salah satu ruangan di Kejati Jatim telah dimintai keterangan penyidik KPK bersama empat pejabat PDAM.

Mereka yakni Kabag Keuangan PDAM, Kepala Litbang PDAM, Kabag Perencanaan PDAM, dan Kabag P3T PDAM. Sejauh ini, lanjut Riza menjelaskan, penyidik KPK belum mengambil berkas-berkas yang dibutuhkan di kantor PDAM. Hanya, setiap pejabat atau mantan pejabat PDAM yang dipanggil untuk dimintai keterangan diminta membawa berkas yang diminta. 

"Seperti saya dimintai keterangan diminta membawa berkas seperti kontrak kerja, feasibility study (FS), dan lainnya," paparnya.

Risa menambahkan, penyidik KPK sebelum meminta keterangan sejumlah pejabat dan mantan pejabat PDAM terlebih dahulu mendatangi Kantor PDAM Giri Tirta Gresik di Jalan Raya Permata Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas pada Senin (29/3/2021) lalu.

Petugas KPK saat itu minta diantarkan ke lokasi proyek milik PT Dewata Bangun Tirta (DBT) dengan sistem Build Operate Transfer (BOT) untuk membangun proyek instalasi pengolahan air di Desa Legundi, Kecamatan Driyorejo dengan investasi sebesar Rp47 miliar. Kerja sama selama 25 tahun.

Kemudian, proyek kerja sama dengan PT Drupadi Agung Lestari (DAL) untuk membangun proyek Rehabilitation Operating Transfer (ROT) di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo dengan investasi sebesar Rp86 miliar. 

Berita tentang dugaan korupsi

Berita tentang Gresik

Berita tentang Ketua Komisi IV DPRD Gresik

Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved