Breaking News:

Berita Ponorogo

PWNU Jatim Dukung Larangan Mudik Lebaran 2021, Penerapannya Diminta Tidak Kaku dan Bisa Luwes

PW Nahdlatul Ulama Jatim mendukung larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 2021. Ketua KH Marzuki Mustamar harap penerapannya tidak kaku.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar (tengah) di Kantor PCNU Ponorogo. 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - PW Nahdlatul Ulama Jatim mendukung keputusan pemerintah terkait larangan mudik pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 2021.

Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar menilai hal tersebut sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona ( Covid-19 ).

Namun menurut Marzuki, upaya pemerintah pusat tersebut harus ditindaklanjuti secara komprehensif.

Baca juga: Gelombang Tsunami 3 Meter Ancam Madura, Datang Cepat, BMKG Desak Mitigasi Bencana, Kuak 3 Penyebab

Baca juga: Madura Berdarah, Mertua Tega Bacok Menantu Saat Salat, Bermula dari 1 Pertanyaan Soal Anak Pelaku

Misalnya pemerintah daerah harus serius dalam menertibkan tempat wisata, tempat hiburan, dan sejenisnya.

"Harus kompak supaya adil. Dari sisi mudik dilarang agar memutus mata rantai penularan Covid-19, tapi kalau (sektor) yang lain tidak diputus bagaimana, kalau tidak komprehensif bagaimana," kata Marzuki saat ditemui di Kantor PCNU Ponorogo, Minggu (11/4/2021).

Di sisi lain Marzuki menyebutkan ada beberapa kiai NU yang meminta secara pribadi agar penerapan larangan mudik ini tidak kaku dan bisa luwes.

Baca juga: Tangis Petani Bawang Merah di Magetan, Harga Panen Anjlok Hampir 75 Persen 

Baca juga: Sejumlah Daerah di Jawa Timur Terdampak Gempa Bumi, PKS Jatim Gerak Cepat Siapkan Bantuan

"Karena kadang menjelang hari H (Idul Fitri) orang Ponorogo, orang Blitar yang di Jakarta ada keluarganya yang sakit parah. Mohon yang seperti itu diberi kelonggaran dan sejumlah alasan lainnya," lanjutnya.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Kota Malang ini, pendapat pribadi masing-masing kiai tersebut sangat lah wajar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved