Breaking News:

Berita Madura

Tragedi Magrib Menantu Dibacok Mertua saat Sujud Salat, Pelaku Emosi Dengar Jawaban Anak Soal Uang

Tragedi magrib berdarah, menantu dibacok mertua saat sujud salat, pelaku dirundung emosi setelah dengar jawaban anak soal uang.

Penulis: Alga
Editor: Sudarma Adi
TribunJatim.com/Ahmad Faisol
Mertua nekat bacok menantunya yang lagi sujud salat magrib 

Tanpa ampun, AL yang tak lain merupakan anak dari saudara istri pelaku ditikam pada bagian bawah ketiak sebelah kanan.

Motif penyerangan yang dialami AL berawal dari sikap pelaku tak diterima dimarahi istrinya.

Istrinya tersebut merupakan saudari kandung dari ibu korban AL.

E lalu tidak terima dimarahi sang istri yang saat itu sedang berada di luar daerah.

Pelaku yang kesal dan tidak terima akhirnya pergi mendatangi mertuanya, yaitu S (55).

Baca juga: Nikita Mirzani Ingin Bercinta dengan Dimas Beck, Punya Anak Tanpa Nikah, Cerita Seranjang: Gila Ya

Pelaku yang sudah dipenuhi rasa emosi pun tidak terkendali lagi.

Pelaku segera menyatroni rumah mertuanya yang tinggal bersama dengan korban dan ayah korban, D (35).

Setelah mengetuk pintu rumah dan dibuka oleh D, tanpa basa basi pelaku langsung mendorong D.

E marah-marah sambil menunjuk mertua D yang tak lain adalah mertua pelaku juga.

Ternyata pelaku sudah membawa pisau, sehingga D mencoba menenangkan dan menangkapnya.

Namun usaha D sia-sia karena pelaku yang berpostur lebih tegap dan besar dibandingkan D membuatnya tidak mampu menahan pelaku.

Pelaku merasa sakit hati dan menuduh mertuanya melaporkan hal yang tidak baik kepada istrinya.

Sambil menunjuk-nunjuk ke arah mertuanya, pelaku mengatakan, "kenapa kamu tidak bisa mengajari anak kamu!"

Peristiwa berdarah pun terjadi, setelah terlepas dari pegangan D, di saat yang bersamaan pula korban yang saat itu sedang tidur terbangun.

AL yang terbangun lalu berlari keluar rumah.

Melihat hal tersebut, pelaku yang telah dirundung emosi malah menikam korban.

Sehingga tetangga korban yang mendengar adanya keributan, keluar dari rumah dan mengejar pelaku.

Baca juga: Kebiasaan Vicky Prasetyo ke Kalina Ocktaranny saat Berhubungan Intim Disebut Penyimpangan: Bahaya

Sekitar pukul 22.45 WIB, pelaku akhirnya di amankan oleh Ketua RT001/RW002 Desa Panglima Raja.

Pelaku diserahkan kepada anggota Polsek Concong untuk diamankan ke Mapolsek Concong.

Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan, melalui Paur Humas Ipda Esra, menuturkan kejadian ini.

Akibat situasi dan kondisi yang tidak kondusif membuat pelaku langsung dibawa ke Mapolres Inhil untuk dilakukan penyidikan.

"Pelaku terancam dikenai Pasal 351 ayat 3 KUHPidana atas penganiayaan yang dilakukannya hingga membuat AL meninggal dunia," ungkap Ipda Esra melalui keterangannya, Sabtu (3/4/2021).

Lebih lanjut Ipda Esra menjelaskan, akibat dari penikaman tersebut korban mengalami luka robek yang memanjang di bawah ketiak sebelah kanan.

"Kedalaman luka korban hingga 10 centi dan merobek paru-paru korban."

"Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas," pungkasnya.

- Baca berita Madura terkini

- Baca berita lain tentang pembacokan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved