Breaking News:

berita nganjuk

Banyak Jabatan Kosong di Pemkab Nganjuk Dipertanyakan DPRD, Bupati: Banyak Pejabat Pensiun

Kosongnya sejumlah posisi jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipertanyakan DPRD Kabupaten Nganjuk.

achmad amru/ surya
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat saat melihat vaksinasi covid-19 yang diberikan untuk petugas pelayan publik di RSUD Kertosono Nganjuk. 

Reporter : Achmad Amru Muiz | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kosongnya sejumlah posisi jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipertanyakan DPRD Kabupaten Nganjuk.

Ini setelah DPRD Kabupaten Nganjuk merasa kesulitan saat membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tanpa ada pejabat OPD terkait.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Nganjuk, Maryanto mengatakan, dalam pembahasan Raperda revisi tentang Desa dirasa ada hambatan tanpa kehadiran pejabat Kadinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) dan Asissten Pemerintahan. Pejabat OPD yang mewakili tidak bisa leluasa memberikan pendapat dan kebijakan dalam pembahasan Raperda tersebut.

"Kesulitan tersebut yang dihadapi anggota DPRD saat membahas Raperda tanpa ada Kepala OPD definitif. Akibatnya pembahasan Raperda tersebut tidak bisa segera dituntaskan," kata Maryanto, Selasa (13/4/2021).

Disamping itu, dikatakan Maryanto, pihaknya mengharapkan Bupati Nganjuk menempatkan pejabat di OPD sesuai dengan keahlian ilmu yang dipelajari dan dimilikinya. Dengan demikian, seorang pejabat OPD Pemkab tersebut bisa dengan cepat tanggap dan memahami setiap ada persoalan yang terkait dengan OPD yang dipimpinya.

"Tentunya langkah dan kebijakan yang diambil bisa lebih efektif dan cepat dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ada untuk kebaikan masyarakat," ucap Maryanto.

Baca juga: Kalapas I Surabaya Harap Masyarakat Tetap Peduli Setelah Eks Napiter Bebas: Agar Tidak Kambuh Lagi

Baca juga: Terungkap, Alasan Bali United Ganti Kiper Wawan Hendrawan Jelang Adu Penalti Lawan PSS Sleman

Baca juga: Maaf Lesty Bilang Siti Badriah Pedangdut Terjelek, Tak Ada Maksud, Ngaku Kenal Baik: Ambil Hikmah

Sementara Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, hingga saat ini setidaknya ada 9 jabatan OPD yang kosong. Ini dikarenakan di lingkup Pemkab Nganjuk cukup banyak pejabat yang memasuki usia pensiun dan belum ada pejabat pengganti yang sesuai aturan diperbolehkan.

"Kondisi tersebut memang kami sadari betul, dan mau bagaimana lagi kalau pejabat tersebut usianya sudah pensiun," kata Novi Rahman Hidhayat.

Oleh karena itu, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, pihaknya akan secepatnya mengeluarkan SK Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) sejumlah OPD Pemkab yang kosong sambil menunggu proses pengisian pejabat.

"Yang pasti, kami tidak ingin ada kekosongan dalam roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat harus terus berjalan. Makanya kami berupaya menempatkan pejabat di sejumlah posisi yang kosong tersebut," tutur Novi Rahman Hidhayat kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Pemkab Nganjuk

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved