Breaking News:

Madiun Diterjang Banjir, Ratusan Warga Mengungsi Sementara ke Tempat Aman

Ratusan warga di Kabupaten Madiun terpaksa mengungsi ke tempat yang aman, setelah rumah mereka terendam banjir, pada Kamis (15/4/2021) dini hari.

surya/rahardianbagus
Puluhan warga, lansia dan anak-anak menunggu banjir yang masuk ke dalam rumah surut. 

Warga tampak panik keluar dari rumah sambil membawa barang berharga dan ternak mereka ke jalan raya agar tidak hanyut terbawa banjir.

Sejumlah warga lansia dan anak-anak pun tampak kedinginan, menunggu banji surut.

Mereka terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang tinggi, karena rumah yang mereka tempati terendam banjir.

Kepala Desa Purworejo, Bambang Sumitro mengatakan, banjir masuk ke dalam rumah warga di enam RT, di wilayah Dusun Jetak, Desa Purworejo, sejak sekitar pukul 23.00 WIB.

Ia mengatakan, sebelum air masuk ke dalam rumah, warga sudah bersiap-siap.

Pihak desa setempat juga sudah menyiapkan posko pengungsian sementara, namun warga tetap memilih menunggu di jalan raya, tak jauh dari rumah warga.

"Sebenarnya sudah disiapkan posko pengungsian, tapi warga lebih memilih menunggu banjir reda di sini," ujarnya.

Hingga berita ini dikirimkan, pihak BPBD Kabupaten Madiun masih melakukan pendataan wilayah yang terdampak banjir pada hari itu.

Banjir juga sempat menyebabkan kemacetan di Jalan Madiun-Surabaya, tepatnya di Kecamatan Saradan. Sempat terjadi kemacetan hingga sekitar lima kilometer, selama empat jam.

Lalu lintas kembali normal, sekitar pukul 00.30, setelah banjir yang menggenang di jalan surut.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami, juga berada di lokasi untuk memantau langsung kondisi banjir di wilayah Kecamatan Saradan dan Kecamatan Pilangkenceng.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved