Breaking News:

Perkumpulan Saudara Rantau Sumatera Utara Gerak Cepat Dua Kali Kirimkan Bantuan ke NTT

Perkumpulan Saudara Rantau Sumatera Utara (PSRS) di Surabaya dan Jawa Timur bergerak cepat. Mereka menggalang bantuan dan berhasil menyerahkan bantuan

sri handi lestari/surya
Eddy Widjanarko, Ketua Umum PSRS (kedua dari kanan) saat menyerahkan bantuan dari PSRS untuk korban bencana di NTT melalui Lantamal V. 

Reporter : Sri Handi Lestari | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bencana banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena badai Seroja, membuat Perkumpulan Saudara Rantau Sumatera Utara (PSRS) di Surabaya dan Jawa Timur bergerak cepat. Mereka menggalang bantuan dan berhasil menyerahkan bantuan melalui dua kali keberangkatan menuju NTT.

Budianto Ciawi, Wakil Bendahara PSRS, mengatakan, gerak cepat itu dilakukan, setelah mendapat respon dari Lantamal V melalui Letkol Laut (T) Pandu.

"Bahwa TNI AL dengan KRI (Kapal Perang Indonesia) akan berangkat ke lokasi bencana membawa sumbangan untuk korban. Kami langsung kumpulkan dan tahap pertama, sumbangan kami telah berangkat," kata Budianto kepada TribunJatim.com, Jumat (16/4/2021).

Sumbangan yang pertama tersebut terdiri atas beras 400 sak masing masing ukuran 5 kg. Sudah dikirim KRI Semarang 594 pada Minggu (11/4/2021) lalu dari Surabaya.

Baca juga: Boleh Mudik Sebelum 6 Mei, Cek Motor Hondamu Secara Gratis di Bengkel AHASS Jatim dan NTT

Baca juga: Awal Bulan Suci Ramadhan, Penjual Roti Kering di Gresik Masih Sepi Orderan

Baca juga: Gus Baha : Pentingnya Uang, Tidak Punya Uang Susahkan Orang Lain

Kemudian yang kedua, berupa 4.000 bungkus Indomie, 2.000 kaleng Sarden, yang dikirim bersama bantuan lainnya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim serta terkait lainnya, dengan KRI TJ Kambani 971 yang berangkat Kamis (15/4/2022).

Dengan dilepas oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, Panglima Koarmada II Laksamana Muda I N G Sudihartawan, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta Karo-Karo.

Eddy Widjanarko, Ketua Umum PSRS menyampaikan, selain bantuan sembako, beras, mie dan Sarden yang dikirimkan melalui kapal, secara sukarela terkumpul juga sumbangan uang dari alumni RK Santo Thomas Medan Angkatan 81 sebesar Rp 30 juta.

"Bantuan uang tunai, kami langsung transfer ke Keuskupan Larantuka untuk membeli keperluan tenda untuk pengungsi dan keperluan makan minum serta kebutuhan sembako yang dikelola oleh Keuskupan," jelas Eddy.

Lebih lanjut, Eddy menyebutkan, bila PSRS di tahun ini telah lakukan beberapa kegiatan sosial. Sebelumnya, bantuan juga diberikan melalui KRI ke Palu dan dengan kapal KRI juga bantuan untuk Kalsel dan Sulteng.

"Sebagai warga masyarakat Jatim yang peduli, kami selalu siap setiap saat dan bantuan sudah berkali kali dilakukan sejak 5 tahun terakhir, baik bantuan untuk korban meletusnya gunung Sinabung, korban bom Surabaya, bantuan anak anak yatim, dan donatur tetap panti panti asuhan," ungkap Eddy kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Banjir NTT

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved