Breaking News:

Ramadan 2021

Banyak Lapak Kosong, Pedagang Pasar Ramadan di Situbondo Mengeluh, Sepi Pembeli

Para pedagang pasar Ramadan di Pasar Mimbaan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengeluh. Mereka mengeluh, karena sejak dibukanya pasar ramadan

izihartono/surya
Para pedagang di pasar ramadan Situbondo saat melayani pembeli 

Reporter : Izi Hartono | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Para pedagang pasar Ramadan di Pasar Mimbaan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengeluh. Mereka mengeluh, karena sejak dibukanya pasar ramadan para pembeli sepi.

Salah seorang pedagang, Saleh mengatakan, akibat sepinya para pembeli, onset penjualan menurun drastis hingga mencapai 50 persen.

"Pendapatan kita turun mas, setiap harinya paling banyak 50 persen," ujar Saleh saat ditemui dilapaknya , Senin (19/04/2021).

Menurutnya,pada saar pasar ramadan tahun lalu, sejak awal ramadan jumlah pembeli sudah mulai ramai.

"Ya masih ramai tahun lalu, sekarang pembeli sepi. Apalagi sampai malam hari tambah sepi," katanya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Legen Menu Buka Puasa Pelepas Haus Khas Tuban, Warna Keruh dan Berbusa Berarti Kualitas Asli

Baca juga: Mengintip Menu Buka Puasa Lamb Ouzi, Paha Kambing Australia Marinasi Yogurt dan Arabic Apice

Baca juga: Ngabuburit Ala WBP Lapas Kelas IIB Bondowoso, Bikin Kaligrafi Arab Tunggu Waktu Buka Puasa

Saleh menjelaskan, selain pembeli sepi, beberapa pedagang tidak mau berjualan di pasar ramadan, karena mereka tidak mau rugi berjualan.

"Buktinya banyak lapak yang kosong," tukasnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Buhari, pedagang songkok mengatakan, yang berjualan di pasar ramadan saat ini sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Biasa semua lapak sudah penuh, tapi sekarang banyak yang kosong," kata Buhari.

Ia mengaku dirinya tidak bisa menentukan pendapatan hasil penjualanya, karena pembelinya sangat sedikit.

"Ya kadang kadang pendapatan saya Rp150 ribu sampai dengan Rp 200 ribu," ujarnya.

Buhari menprediksi, para pembeli akan mulai banyak setelah hari raya Idul Fitri kuang satu minggu.

"Itu biasanya, tapi tidak tau tahun ini," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang pasar ramadan

Penulis: Izi Hartono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved