Pemkab Jember Luncurkan Program USG Serentak, Cegah Kematian Ibu dan Bayi

Gus Fawait menilai 10 kasus Kematian ibu melahirkan dalam tiga bulan terakhir, tidak bisa jadi tolak ukur kalau AKI di Jember terlalu tinggi

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
USG SERENTAK - Bupati Muhammad Fawait saat di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Selasa (31/3/2/26) Dia paparkan program USG serentak untuk ibu hamil. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Jember akan menggelar USG serentak bagi ibu hamil mulai akhir April 2026. 
  • Sebanyak 1.200 tenaga kesehatan diterjunkan hingga tingkat desa. 
  • Program ini untuk menekan angka kematian ibu dan bayi serta didukung UHC Prioritas.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencanangkan program ultrasonografi (USG) serentak bagi ibu hamil yang akan dimulai pada akhir April 2026 sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB).

Hal itu dilakukan untuk mengurangi resiko angka kematian ibu maupun bayi (AKI/AKB) di Jember, supaya para perempuan hamil itu dapat melakukan persalinan dengan selamat.

"Kami punya target untuk memeriksa ibu hamil dan insyallah akhir april itu seluruh ibu hamil akan di USG," ujar Bupati Jember Muhammad Fawiat, Jumat (3/4/2026).

Libatkan 1.200 Tenaga Kesehatan

Menurutnya, hal itu akan dilakukan oleh 1.200 tenaga kesehatan (nakes) yang telah diterjunkan di semua desa di Jember, untuk mendampingi para ibu hamil.

"Evaluasi 1.200 nakes akan dilakukan oleh satgas nantinya," kata pria yang akrab disapa Gus Fawait ini.

Baca juga: Dipasung Keluarga selama 1,5 Bulan usai Cekik Ibunya Sendiri, Remaja ODGJ di Jember Akhirnya Bebas

AKI Tidak Bisa Diukur Jangka Pendek

Gus Fawait menilai 10 kasus Kematian ibu melahirkan dalam tiga bulan terakhir, tidak bisa jadi tolak ukur kalau AKI di Jember terlalu tinggi.

"Membandingkan angka tidak boleh tiga bulan dengan setahun, karena tidak apel to apel. Jadi menghitungnya sampai nanti akhir 2026," bebernya.

Baca juga: Tim SAR Gunakan Drone Cari Wisatawan Cianjur yang Hilang Terseret Ombak Pantai Papuma Jember 

Namun Gus Fawait Optimisi program Universal Halth Coverage (UHC) Prioritas di Jember dapat menekan AKI/AKB termasuk stunting di Bumi Pandalungan, sebab biaya pemeriksaan kehamilan hingga kelahiran ditanggung penuh pemerintah.

"Ketimpangan ekonomi itu naik salah salah satu penyebabnya adalah banyak masyarakat tidak mampu tidak bisa mengakses kesehatan memadai. Insyallah ada program yang bisa diukur jangka pendek, menengah dan jangka panjang," tuturnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved