Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Nganjuk

Ramadan 2021, Satgas Covid-19 Waspadai Potensi Penyebaran Covid-19 dari Kerumunan Pembeli Takjil

Pada bulan Ramadan 2021, Satgas Covid-19 mewaspadai potensi penyebaran Covid-19 dari kerumunan pembeli takjil buka puasa.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tim Satgas Covid-19 dari Polsek Nganjuk Kota melakukan patroli dan memantau aktivitas pedagang penjual makanan dan minuman takjil buka puasa di tepi jalan Alun-alun Nganjuk, Jumat (16/4/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di bulan Ramadan 2021 ini.

Hal itu karena kasus positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih terus bertambah.

Kapolsek Nganjuk Kota Polres Nganjuk, Kompol Rahayu Rini mengatakan, pada bulan suci Ramadan, banyak masyarakat yang berbondong-bondong mendatangi tempat pedagang yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman untuk takjil buka puasa.

Namun masih adanya pandemi Covid-19 menjadikan tim Satgas dari Polsek Nganjuk Kota berusaha memberikan imbauan kepada warga untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa.

"Bila menjumpai ada warga berkerumun saat membeli makanan dan minuman takjil, anggota kamipun langsung mengingatkan semuanya untuk menjaga jarak mematuhi protokol kesehatan," kata Kompol Rahayu Rini, Jumat (16/4/2021).

Dijelaskannya, dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Tim Satgas Covid-19 dari jajaran Polsek Nganjuk Kota melakukan aksi preventif dan preemtif dengan melaksanakan patroli.

Baca juga: Pemdes Nganjuk Implementasikan Program SDGs, Diawali dengan Sosialisasi Membentuk Relawan Pendataan

Baca juga: Ciptakan 100 Ribu Talenta Digital, Kementerian Kominfo Gelar Sosialisasi Program DTS di Nganjuk

Hal itu untuk memastikan para pedagang takjil selalu menggunakan masker dan sarung tangan saat melayani pembeli. Dan juga mengingatkan masyarakat yang membeli takjil agar selalu memakai masker, menghindari berkerumun, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

"Jadi anggota tidak segan menegur dan memberikan peringatan apabila ada yang melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ucap Kompol Rahayu Rini.

Langkah tersebut juga sebagai tindak lanjut terkait kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari risiko penyebaran virus Corona yang semakin meluas.

"Yang pasti, kami akan terus berpatroli mengimbau masyarakat tentang pembatasan beraktivitas di luar rumah, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan. Tentunya ini tetap kami lakukan dengan cara-cara humanis selama masyarakat mau mengikuti, karena ini demi kebaikan semuanya," tuturnya.

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Dishub Nganjuk Siapkan Titik Penyekatan, Termasuk di Jalan Tikus

Baca juga: Jelang Pemberlakuan Larangan Mudik, Belum Ada Tumpukan Penumpang di Terminal Purabaya Surabaya

Sementara itu, dari data tim Satgas Penanganan Covid-19, hingga kini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk telah mencapai 3.535 Kasus.

Ini setelah adanya penambahan sebanyak 10 kasus positif pada Jumat (16/4/2021).

Sedangkan kasus positif Covid-19 yang sembuh mencapai 3.179, setelah ada penambahan sembuh 13 orang. Dan untuk positif Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Nganjuk telah mencapai 306 orang meninggal dunia setelah adanya penambahan satu orang meninggal dunia.

Berita tentang Kabupaten Nganjuk

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved