Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kapal Selam Nanggala Hilang

Terjawab Kemana Kapal KRI Nanggala? Ahli Bongkar Keangkeran Laut Bali, Laut Jawa Tak Ada Apa Apanya

Setelah hilang secara misterius, terbaru akhirnya terjawab kemana kapal KRI Nanggala menghilang hingga titik temunya yang diduga besar benar.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Tribunnews.com
KRI Nanggala 402 yang hilang di laut bali 

"Besok saya segera menuju ke lokasi," katanya. 

Baca juga: Balasan Ayu Ting Ting Disindir Luna Maya ‘Tua’, Imbas Si Biduan Nyenggol Duluan, Sampai Pada Terdiam

Diketahui, KRI Nanggala 402 dijadwalkan ikut dalam latihan penembakan rudal di laut Bali, Kamis (22/4/2021).

Latihan ini rencananya akan dihadiri langsung Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Baca juga: Naik Pitam Istri Tinggal di Rumah Suami, Hidup Sengsara Tak Ada WC, Akhir 5 Tahun Nikah Cerai Konyol

Lokasi hilangnya KRI Nanggalan memang masih belum benar-benar bisa dipastikan.

Misterius juga bagaimana kapal selam tersebut bisa menghilang begitu saja.

Dari informasi yang dihimpun, diketahui bahwa kapal KRI Nanggala berada di Laut Bali.

Ternyata, belakangan ahli mengungkap bahwa Laut Bali memiliki karakteristik sedikit berbeda dari Laut Jawa.

Hal itu menjadikan kemungkinan adanya perbedaan kondisi saat melaut di Laut Jawa maupun Laut Bali.

Baca juga: Putri Delina Nangis Curhat Pilu ke Mbak You, Anak Sule Merasa Takut Disinggung Keluarga: Jadi Jauh

Bicara soal Laut Bali ahli mengungkap bahwa sebenarnya memang tak bisa dianggap biasa kekuatan Laut Bali jika dibandingkan Laut Jawa.

Kapal selam diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Kapal selam ini dinyatakan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 Wita.

Para ahli menyatakan jika Laut Bali lebih dahsyat jika dibandingkan dengan laut Jawa.

Baca juga: Detik-detik Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402, Kronologi Dikuak Dispen AL, 2 Negara Bantu Cari

Banyak faktor yang menyebabkan laut Bali menjadi 'angker'.

Kelompok Ahli Kelautan dan Perikanan Gubernur Bali, I Ketut Sudiarta mengungkapkan, bahwa perairan utara Bali memiliki kondisi laut yang dalam dan arus relatif kuat dan memang sudah ditetapkan menjadi tempat latihan perang khususnya kapal selam.

"Memang perairan utara Bali diperuntukkan untuk latihan perang khususnya kapal selam karena laut Bali sampai ke Flores lautnya dalam atau disebut cekungan Bali Flores, jadi sangat baik untuk tempat latihan perang termasuk kapal selam, bagian Palung Bali Flores itu menyambung," kata Sudiarta saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, Kamis (22/4/2021).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved