Berita Ponorogo
Dinkes Ponorogo Suntikkan 390 Dosis Vaksin AstraZeneca, Tegaskan Tak Ada Keluhan KIPI Berarti
Dinkes Ponorogo menyuntikkan 390 dosis vaksin AstraZeneca. Mereka menegaskan, tidak ditemukan keluhan KIPI yang berarti.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo melanjutkan vaksinasi Covid-19 (virus Corona) di bulan Ramadan 2021.
Kali ini, Dinkes Ponorogo melanjutkan vaksinasi Covid-19 dengan vaksin AstraZeneca.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini mengatakan, pihaknya telah menerima 390 dosis vaksin AstraZeneca.
"Sudah kita suntikkan untuk dosis satu, untuk dosis yang kedua kita menunggu (kiriman) berikutnya," kata Irin, sapaan akrab Rahayu Kusdarini, Jumat (23/4/2021).
Penerima vaksin AstraZeneca ini adalah pengendara transportasi online, lalu aparatur sipil negara (ASN) dan juga sebagian tokoh agama.
"Sampai saat ini tidak ada penolakan dan alhamdulillah tidak ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang berarti," jelasnya.
Baca juga: Cinta Buta, TKW di Ponorogo Kena Tipu Kekasihnya, Pelaku Gasak Puluhan Juta Rupiah dari ATM Korban
Baca juga: Kasus Kematian Covid-19 Ponorogo Lebih Tinggi Dibandingkan Jawa Timur, Dinkes Beberkan Penyebabnya
Lebih lanjut, Irin menyampaikan, sasaran vaksinasi di Ponorogo sejumlah 750 ribu orang.
Dari jumlah tersebut 23.500 sasaran di antaranya sudah divaksin.
"Untuk tenaga kesehatan (nakes) sudah 100 persen tertangani, kalau ada yang tersisa satu dua orang itu masalah teknis, masalah waktu saja insyaallah nakes 100 persen tervaksin," kata Irin.
Lalu untuk prioritas kedua, lanjut Irin adalah petugas pelayan publik dan lansia.
Khusus untuk lansia, Menkes telah menginstruksikan untuk mendahulukan terlebih dahulu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Membusuk Terbungkus Karpet di Malang
Baca juga: Hasil Pengecekan Menu Takjil di Trenggalek, Beberapa Positif Mengandung Bahan Berbahaya
"Lansia yang sudah kita vaksin 3 ribuan. Lansia ini didahulukan karena kelompok yang paling rentan," terang Irin.
Dari 3 ribu dosis vaksin yang terakhir diterima Dinkes Ponorogo, 60 persen di antaranya diperuntukkan bagi lansia.
Lalu 40 persen lainnya disuntikkan kepada tenaga pendidik.