Demo Mahasiswa di Grahadi Ricuh

Polisi Bubarkan Massa Aksi di Grahadi Surabaya hingga Malam, Demonstran Pasang Barikade Tandingan

Polisi terus berusaha membubarkan massa aksi di Grahadi Surabaya hingga malam hari, demonstran pasang barikade tandingan.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
DEMO - Situasi Jalan Pemuda, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Jumat (29/8/2025). Petugas kepolisian masih bersiga memukul mundur massa aksi. 

Poin Penting:

  • Polisi masih berjibaku mengendalikan massa aksi di depan Gedung Grahadi Surabaya.
  • Petugas polisi mengerahkan beberapa truk water cannon yang didampingi ratusan pasukan bertamen untuk mendorong dan membubarkan massa.
  • Namun massa tak bergeming dan terus melakukan perlawanan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Petugas polisi masih berjibaku mengendalikan massa aksi di empat ruas jalan yang tak kunjung membubarkan diri, seusai orasi hingga berujung bentrok dari depan Gedung Grahadi Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Genteng, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/8/2025) hingga pukul 18.18 WIB. 

Upaya petugas kepolisian melakukan pengendalian massa tersebut dipusatkan pada tiga titik ruas. 

Di antaranya ruas jalan sisi timur kawasan Jalan Pemuda, yakni depan jalanan perhotelan, pusat perbelanjaan dan restoran. 

Kemudian, ruas jalan sisi selatan Jalan Panglima Sudirman, yakni depan deretan kantor perbankan, pusat gedung perkantoran dan perhotelan.

Dan, ruas jalan sisi utara kawasan Jalan Yos Sudarso. Yakni kawasan jalanan depan Gedung DPRD Surabaya, Alun-Alun Surabaya, Balai Kota Surabaya dan pusat perbelanjaan serta kuliner.

Pantauan TribunJatim.com di lokasi, petugas polisi mengerahkan beberapa truk water cannon yang didampingi ratusan pasukan bertamen untuk mendorong dan membubarkan massa. 

Sesekali komando pasukan berusaha menyampaikan secara persuasif agar massa segera membubarkan diri secara tertib. 

"Mohon segera membubarkan diri. Adik-adik, kita bukan musuh. Kita adalah teman," teriak petugas polisi melalui alat pengeras suara pada truk water cannon

Tak cuma itu, petugas kepolisian juga tampak beberapa kali menembakkan peluru gas air mata ke arah kerumunan massa di tiga titik ruas jalan tersebut. 

Baca juga: Ngeri, Demo di Grahadi Surabaya Ricuh, Belasan Motor di Parkiran Dibakar, Bom Molotov Dilemparkan

Ternyata, massa masih tampak melakukan perlawanan.

Mereka sesekali berlarian mendekati barisan barikade polisi untuk melambai-lambai tangan seraya berkacak pinggang atau berseloroh kepada para petugas kepolisian. 

Khusus di titik ruas Jalan Panglima Sudirman, massa aksi memasang barikade tandingan yang terbuat dari alat sekadarnya.

Yakni memanfaatkan water barrier petugas lalu lintas yang terpasang di beberapa sudut ruas jalan itu. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved