Kapal Selam Nanggala Hilang
AirNav Banyuwangi Siaga 24 Jam Pantau Pergerakan Penerbangan Militer
Selama masa pencarian kapal selam Nanggala 402 yang dinyatakan hilang sejak, Rabu (23/4), AirNav Banyuwangi siaga 24 jam untuk memantau pergerakan pen
Penulis: Haorrahman | Editor: Yoni Iskandar
Reporter : Haorrahman | Editor : Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Selama masa pencarian kapal selam Nanggala 402 yang dinyatakan hilang sejak, Rabu (23/4), AirNav Banyuwangi siaga 24 jam untuk memantau pergerakan penerbangan militer di langit Banyuwangi.
Biasanya selama pandemi covid-19, AirNav beroperasi hingga pukul 16.00. Sejak pencarian kapal selam Nanggala, AirNav Banyuwangi harus standby 24 jam mengatur pergerakan penerbangan militer.
"Di sini kami standby memberikan pelayanan operasional navigasi penerbangan militer, baik penerbangan TNI AU, AL, dan kepolisian, baik dari dan menuju Banyuwangi, dalam pencarian kapal Nanggala 402," kata Nur Huda, General Manager AirNav Surabaya yang juga membawahi AirNav Banyuwangi, Jumat (23/4).
Seperti Jumat (23/4) terdapat penerbangan mengangkut logistik dari Batam menuju BandDa Banyuwangi. Juga ada koordinasi penerbangan dari pangkalan penerbangan TNI AL di Juanda menuju Bali lalu ke Banyuwangi.
Baca juga: Kisah Perjalanan Spiritual LaNyalla, Ketua DPD RI di Masjid Sunan Giri Gresik
Baca juga: NU Jatim Istighosah untuk Pencarian Kapal Selam Nanggala, Ajak Masyarakat Dukung Pemerintah
Baca juga: Tantangan Terberat Pencarian KRI Nanggala 402 Versi Pengamat, Cadangan Oksigen Hampir Habis: Jam 3
"Kami mendukung penuh pelayanan navigasi sampai jam berapapun, agar semua operasional berjalan lancar. Mulai dari navigasi, telekomunikasi, pengaturan appron, dan lainnya," jelas Huda kepada TribunJatim.com.
Beita tentang Kapal Selam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-banyuwnagi-pesawat-pengangkut-logistik-tiba-di-bandara-banyuwangi.jpg)