Breaking News:

Ramadan

Jelang Idul Fitri, OJK Malang Imbau Masyarakat Waspada Dan Hati-Hati Terhadap Pinjaman Online

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang meminta masyarakat, untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam memanfaatkan jasa pinjaman online tersebut.

Tribunjatim/kukuh kurniawan
Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri (memakai masker warna merah). 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya berbagai kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan harga. Hal tersebut memicu masyarakat untuk mencari jalan pintas dengan melakukan pinjaman.

Dengan adanya kecanggihan teknologi, marak aplikasi pinjaman online dengan iming-iming pencairan dana yang sangat mudah dan bunga ringan.

Namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang meminta masyarakat, untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam memanfaatkan jasa pinjaman online tersebut.

Baca juga: Rencana Pemakaman Basis Boomerang Hubert Henry Menunggu Pihak Keluarga

Baca juga: Harga Daging Ayam di Tuban Mulai Naik Hingga 5 Ribu Perkilo, Diperkirakan Meroket Mendekati Lebaran

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Dikabarkan Akan Nikah Habis Lebaran, Calon Istrinya Gadis Usia 19 Asal Jombang

"Dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat meningkat. Masyarakat ingin cepat mendapat pendanaan, sehingga berpotensi meminjam ke pinjol (pinjaman online) ilegal," ujar Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri kepada TribunJatim.com, Sabtu (24/4/2021).

Ia menjelaskan tak sedikit masyarakat, justru terjerat bunga pinjaman online ilegal dan kesulitan melakukan pembayaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan pinjaman online. Khususnya pinjaman online yang ilegal, tidak terdaftar dan tidak diawasi oleh OJK," terangnya.

Dirinya menerangkan, bahwa pinjaman online ilegal tidak jelas pengurus dan pemiliknya. Sehingga bunga yang diberikan tidak transparan.

"Jadi, seperti rentenir digital. Oleh karena itu sebelum masyarakat memutuskan untuk melakukan pinjaman online, lebih baik cek dulu perusahaan pinjaman onlinenya, apakah sudah berizin dan terdaftar di OJK atau tidak. Cara mengeceknya pun mudah, hubungi Kontak OJK 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan Whatsapp 081 157 157 157," tandasnya kepada TribunJatim.com.

beita tentang Pinjaman Online

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved