Berita Kediri
Bandara Kediri Ditarget Rampung dan Mulai Beroperasi Awal 2023, Bupati Mas Dhito: Progresnya Baik
Bandara Kediri ditarget rampun dan mulai beroperasi awal tahun 2023. Bupati Hanindhito Himawan Pramana: progres pembangunan sesuai target.
Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Hefty Suud
Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana targetkan Bandara Kediri selesai pada tahun 2023.
Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito menyampaikan, Pembangunan Bandar Udara Kediri adalah salah satu proyek strategis nasional Pemerintah Pusat.
Mas Dhito menegaskan, progres pembangunan sesuai dengan target.
Pada awal 2023 mendatang, Bandara Kediri diproyeksikan mulai beroperasi.
Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Jika Awak KRI Nanggala 402 Berenang Keluar - Sosok Kapten Laut (E) Yohanes Heri
Baca juga: Fakta Mengerikan di Balik Gadis Lari Pakai Selimut Berdarah, Ulah Ayah & Ibu Terkuak, Saksi: Syok
"Saya komunikasi dengan Gudang Garam selaku pihak yang membangun bandara. Bahwa ada kekurangan lahan 0,4 persen dari total keseluruhan bandara. Gudang Garam sudah mengkomunikasikan dengan baik dengan pihak yang terkena pembebasan dan progesnya cukup baik. Target Gudang Garam, tahun 2023 sudah mulai commercial flight,"ujar Mas Dhito.
Selain memantau proses pembangunan, putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu juga melihat dua buah sungai yang kebetulan melintasi kawasan bandara.
Tanpa mengurangi fungsi sungai, sebagai sarana pengairan, pihak Gudang Garam membuatkan sebuah jalur alternatif untuk jalan lintasan Sungai Kolokoso dan Sungai Hadisingah.
Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM: KSAL Nyatakan KRI Nanggala Tenggelam - Doa Maia untuk Kru KRI Nanggala 402
Baca juga: Doa Bersama untuk Awak KRI Nanggala 402, Danlal Banyuwangi Eros: Semoga Allah Memberikan Mukzijat
“Memang di bandara yang kita lewati ini, ada dua aliran sungai yang dilewati. Sudah dibuatkan alternatifnya oleh Gudang Garam yaitu, Sungai Kolokoso dan Sungai Hadisingah. Untuk bencana banjir, jangan disalahkan bandara, karena sumber mata airnya yang mulai berkurang. Diatas lereng Gunung wilis itu awalnya ditanami pohon, tapi sekarang diganti tanaman bawang merah,” jelas Mas Bup.
Belakangan, banjir terjadi di wilayah sekitaran proyek Bandara Kediri.
Untuk mengatasinya, Mas Dhito bakal segera memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk diajak berdiskusi.
"Saya punya satu gagasan alternatif berupa pembangunan embung di sekitar bandara sebagai langkah mengatasipasi banjir di musim penghujan dan bencana kekeringan pada musim kemarau," ujar Bupati Kediri.
“Saya sedang rembukan dengan PUPR, supaya dibuatkan dua embung besar di dekat bandara. Kalau musim kemarau, fungsinya untuk mengalirkan air, sekaligus mencegah banjir. Kita lakukan DED (Detail Engineering Design) dulu dan prosesnya panjang,” paparnya.
Sementara itu Direktur PT SDI selaku perusahaan pelaksana proyek bandara, Maksin Arisandi mengak progres pembangunan Bandara Kediri berjalan sesuai target.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-hanindhito-himawan-di-bandara-kediri.jpg)