Breaking News:

Ramadan 2021

Polres Ponorogo Dirikan Dua Pos Penyekatan di Perbatasan Trenggalek dan Wonogiri

Polres Ponorogo akan mendirikan 2 (dua) pos penyekatan di perbatasan Kabupaten Ponorogo dengan daerah lain.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Yoni Iskandar
sofyan arif candra /Tribunjatim
Perbatasan Ponorogo - Trenggalek Akan Didirikan Pos Penyekatan 

Reporter : Sofyan Arif Candra | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Polres Ponorogo akan mendirikan 2 (dua) pos penyekatan di perbatasan Kabupaten Ponorogo dengan daerah lain.

Dua penyekatan tersebut berada di perbatasan Kecamatan Sawoo dengan Kabupaten Trenggalek dan perbatasan Kecamatan Badegan dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah .

Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Indra Budi Wibowo mengatakan pos penyekatan tersebut akan didirikan mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 bersamaan dengan Operasi Ketupat.

Untuk perbatasan dengan Trenggalek pos penyekatan akan didirikan di proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Tugu.

Sedangkan di perbatasan dengan Wonogiri akan didirikan di Desa Biting, Kecamatan Badegan.

"Semua kendaraan akan kita minta putar balik baik mobil maupun motor," kata Indra kepada TribunJatim.com, Minggu (25/5/2021).

Baca juga: Awak KRI Nanggala-402, Ingin Mengajak Anak Jalan-jalan Sepulang Tugas

Baca juga: Dede Nyariin Papa, Chat Terakhir Istri Awak KRI Nanggala yang Lagi Hamil ke Suami, Banjir Doa Pilu

Baca juga: Doa Bersama untuk Awak KRI Nanggala 402, Danlal Banyuwangi Eros: Semoga Allah Memberikan Mukzijat

Walaupun pos penyekatan baru akan didirikan pada tanggal tersebut, Indra tetap mengimbau warga Ponorogo untuk tidak mudik sebelum tanggal tersebut.

Karena pemerintah pusat telah menetapkan larangan mudik mulai tanggal 22 April - 24 Mei.

"Masyarakat yang diperbolehkan untuk masuk ke Ponorogo hanya yang berada dalam satu rayon," terang Indra.

Satu rayon yang dimaksud adalah yang pulang bepergian dari wilayah Madiun dan sekitarnya.

Sedangkan yang masuk ke Ponorogo dari Trenggalek dan Wonogiri akan diminta putar balik.

"Selain di Badegan dan di Sawoo kita dirikan pos juga di Mlilir, Alun-alun dan Ngebel," lanjutnya.

Khusus di Mlilir, kendaraan yang diperbolehkan lewat hanya kendaraan yang berplat AE.

"Kalau di Telaga Ngebel karena tempat wisata kita dirikan pos untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan wisatawan," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved