Berita Jember
Perbaikan Jalan Ambles Kawasan Jompo Hampir Rampung , Dewan: Informasinya 8 Mei Bisa Dilewati
Perbaikan kawasan Jompo di titik Jalan Sultan Agung Jember sudah hampir rampung. Anggota Komisi C DPRD Jember: informasinya 8 Mei bisa dilewati.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Hefty Suud
Reporter: Sri Wahyunik | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Kawasan Jompo di titik Jalan Sultan Agung Jember terlihat semakin lebar.
Hal ini seiring hampir rampungnya perbaikan jalan yang ambles pada 2 Maret 2020 lalu.
Lantaran pengerjaannya, akhir-akhir ini jalan tersebut kerap mengalami kemacetan di titik sepanjang sekitar 130 meter tersebut.
Sebab di jam-jam tertentu, arus lalu lintas di jalan poros itu memang padat. Sementara, jalur yang bisa dilewati masih jalur yang lama, atau jalur sisi utara.
Jalur yang sedang dalam proses perbaikan, belum bisa dilewati kendaraan.
Meskipun seng pembatas yang sebelumnya terpasang membelah jalan, kini sudah dicopot.
Pembatas antara aspal baru dan aspal di jalan lama hanya dipisahkan pembatas plastik berwarna kuning.
Baca juga: Bupati Jember Intruksikan Pengetatan Pengawasan Pendatang Hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
Hingga Jumat (7/5/2021), masih jalan lama yang bisa dipakai. Jalan sisi selatan yang masih diperbaiki, masih dalam proses penyelesaian setelah sebelumnya dilakukan kegiatan hamparan aspal.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali Achmad Subki mengatakan, jika hamparan aspal sudah dikerjakan, maka pekerjaan sudah mendekati selesai.
"Setelah hamparan aspal, nanti dilanjutkan pengerjaan markah jalan. Sudah tinggal sedikit selesai," ujar Subki saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (7/5/2021).
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Jember Agus Khoironi, setelah memantau proyek tersebut, mengatakan, proyek perbaikan jalan itu memang sudah hampir rampung.
"Mungkin tanggal 8 Mei bisa dilewati, informasinya begitu. Namun nanti seluruh jalan akan diaspal. Jadi yang sisi utara atau jalan yang lama, yang tidak ambles, juga akan diaspal," ujar Agus.
Karena ada selisih tinggi antara aspal baru, dan aspal jalan lama. Karenanya seluruh permukaan akan diratakan.
Baca juga: Cium Aspal Lantaran Grogi Ketemu Polisi, Pemuda Lumajang Ini Sampai Keringat Dingin Akui 3 Hal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/perbaikan-kawasan-jalan-jompo-jember.jpg)