Berita Surabaya

Obati Rindu Kampung, Berbagi Kebahagiaan Cara Warga RMB Surabaya Sikapi Larangan Mudik Lebaran 2021

Saling berbagi kebahagiaan cara warga RW VIII Rungkut Mapan Barat (RMB) Surabaya sikapi larangan mudik Lebaran 2021.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/FARID MUKARROM
Pengurus RW VIII RMB Surabaya memberikan bingkisan kepada petugas yang bertugas jaga kampung selama larangan mudik Lebaran 2021 oleh pemerintah. 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Larangan mudik Lebaran 2021 kali kedua yang diberlakukan oleh pemerintah disikpai bijak oleh warga RW VIII Rungkut Mapan Barat (RMB) Surabaya.

Mereka gotong royong menciptakan suasana Idul Fitri 1442 H tetap berkesan meski tak mudik dengan saling berbagi kebahagiaan.

Salah satu kegiatan berbagi kebahagiaan itu diinisiasi oleh Perkumpulan Dana Sosial Warga (DSW) RW VIII RMB yang ditujukan kepada petugas keamanaan  petugas kebersihan, tukang parkir, tukang rombeng dan pemulung.

Mereka yang kebanyakan adalah warga non Surabaya, diminta agar betah dan patuhi larangan mudik Lebaran 2021 kebijakan pemerintah, dengan tetap mengkaryakan para petugas itu di sekitar di lingkungan kampung.

Baca juga: Mudik Antar Kabupaten Dilarang Saat Lebaran 2021, Jember Akhirnya Dirikan 5 Pos Penyekatan

Selain itu, pengurus kampung juga membagikan parcel Lebaran dan uang tunjangan hari raya sebagai bentuk apresiasi pengurus kepada para petugas tersebut.

"Kami ingin memberikan kontribusi kebahagiaan pada teman-temab semua. Ini dari warga untuk warga. Kita semua harus saling berbahagia meski tidak pulang kampung. Kami ciptakan semarak kebahagiaan Idul Fitri kali ini dengan tidak mudik dulu," kata ketua DSW, Budi Santoso, Sabtu (8/5/2021).

Dalam kegiatan itu, Budi juga memberikan edukaai agar warga bisa legowo dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar yakni dampak virus Corona ( Covid-19 ) jika nekat melakukan mudik Lebaran 2021.

"Ini merupakan kepentingan seluruh bangsa. Kita harus bisa merasa bahwa dimanapun kita berada itu adalah kampung kita. Apalagi kondisinya masih pandemi seperti ini. Bisa jadi tertular atau bahkan menularkan," imbuhnya.

Baca juga: Di Pintu Tol Malang Banyak Pekerja Tak Bawa Hasil Swab Antigen, Dishub: Senin Depan, Putar Balik

Wahyu P Kuswanda, salah satu warga kampung menyebutkan jika kerinduan akan kamping halamannya di Yogyakarta itu sedikit terobati dengan inovasi pengurus RW kampung RMB itu.

Menurutnya, suasana kebersamaan seperti kampung halaman itu diciptakan sedemikia rupa sebagai wujud komitmen warga untuk tidak mudik dulu selama pandemi.

"Setidaknya dengan suasa bergani begini sudah kayak di kampung saya. Rindu sedikit terobati," kata Wahyu.

Camat Gununganyar Surabaya, maria Agustin yang turut hadir bersama kapolsek
Rungkut, Kapolsek Gununganyat dan Danramil mengaku sangat terkesan dengan inovasi yang dilakukan warganya itu.

Ia berharap agar inovasi ini mampu menjalar dan jadi pilot project secara regional di seluruh kota Surabaya nantinya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved