Breaking News:

Berita Surabaya

Stasiun PT KAI Daop 8 Surabaya Sepi, Catat 648 Penumpang Tidak Memenuhi Persyaratan Bepergian Jauh

648 penumpang di stasiun wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya tidak sesuai persyaratan bepergian jauh. Begini penjelasan Manajer Humas Luqman Arif.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Total di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya pada Bulan Juli 2020 ini, terdapat 36 KA Lokal yang beroperasi. 

Reporter: Febrianto Ramadani | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak diberlakukan larangan mudik Lebaran 2021 dari Kamis (6/5/2021) sampai Senin (17/5/2021), hingga kini sebanyak 648 penumpang di stasiun wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya tidak sesuai persyaratan bepergian jauh.

Selain itu, total volume penumpang jarak jauh hari ini 522. Kemarin, Kamis (13/5/2021) hanya tercatat 542 orang.

Luqman Arif, Manajer Humas KAI Daop 8, mengatakan, situasi di stasiun saat ini masih sepi.

Selama masa larangan mudik Lebaran 2021, hanya ada 10 kereta api non mudik yang beroperasi untuk kepentingan mendesak atau khusus, bukan untuk mudik.

"Yaitu Kereta Api Maharani tujuan Semarang, Kereta Api Argo Anggrek tujuan Gambir, Probowangi tujuan Banyuwangi, Pasundan tujuan Bandung, Argo Wilis tujuan Bandung, Sri Tanjung tujuan Banyuwangi, Sri Tanjung tujuan Yogyakarta, Bima tujuan Gambir, Tawang Alun Malang Banyuwangi, dan Gajayana Malang Gambir," ujarnya, dalam keterangan pers, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Surabaya Sepi, Mobilitas Kendaraan Lengang, Imbas Perkantoran Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Luqman menambahkan, penumpang yang boleh melakukan perjalanan naik kereta api pada 6 sampai 17 Mei antara lain Urusan kerja atau dinas, anggota keluarga sakit atau meninggal, serta ibu hamil akan melahirkan didampingi 1 pendamping.

Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik juga tetap diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun.

Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

Baca juga: Palsukan 600 Surat Rapid Antigen dan Swab PCR Buat Mudik Lebaran 2021, 5 Pelaku Dibekuk Polda Jatim

"Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang sehat, nyaman serta selamat," tegas Luqman.

Luqman menambahkan, guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

"KAI secara konsisten menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkas Luqman.

Berita tentang Surabaya

Berita tentang mudik Lebaran 2021

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved