Berita Kota Malang
Ada 18 Warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau Kota Malang Terpapar Covid-19
da penambahan jumlah warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau RW 09, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru yang terpapar Covid-19.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Yoni Iskandar
Reporter : Kukuh kurniawan | Editor : Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Setelah dilakukan pemutakhiran data, ternyata ada penambahan jumlah warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau RW 09, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang yang terpapar Covid-19.
Dari data sebelumnya, tercatat ada 17 orang warga yang terpapar Covid 19. Namun setelah dilakukan pemutakhiran data, ternyata bertambah satu orang. Sehingga, total ada 18 orang warga dari dua perumahan tersebut terpapar Covid-19.
Ketua RW 09, Kelurahan Tlogomas, Adam Wiryawan membenarkan hal tersebut.
"Iya memang benar, kemarin malam (Sabtu,15/5/2021) tambah satu orang lagi. Sehingga total warga yang terkonfirmasi (terpapar Covid 19) ada 18 orang," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (16/5/2021).
Dirinya pun juga menjelaskan, 18 orang warga yang terpapar Covid-19 berasal dari delapan keluarga.
"Ke 18 orang warga yang terpapar Covid-19 berasal dari delapan keluarga. Jadi, delapan keluarga dalam delapan rumah," jelasnya kepada TribunJatim.com.
Sementara itu mulai Minggu (16/5/2021) siang, petugas BPBD Kota Malang telah melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Al Waqar. Tidak hanya masjid, petugas juga melakukan penyemprotan di sekitar komplek Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif mengatakan dalam kasus tersebut, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah pencegahan.
Baca juga: 17 Warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau Kota Malang Terpapar Covid-19
Seperti penutupan sementara Masjid Al Waqar, penyemprotan disinfektan hingga membatasi kerumunan maupun aktivitas warga yang berpotensi menyebabkan penyebaran Covid-19.
"Penyemprotan disinfektan itu nanti bertahap, mungkin 2 hari sekali atau seminggu 2 atau 3 kali. Selama penyemprotan, diharapkan tidak ada kegiatan warga yang berkumpul atau berkerumun. Supaya nanti di tempat ibadah itu, bisa segera steril dari Covid-19 sehingga bisa kembali digunakan," pungkasnya kepada TribunJatim.com.
Berita tentang Terpapar Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-malang-gerbang-perumahan-bukit-hijau-dan-permata-hijau-rw-09-kota-malang.jpg)