Breaking News:

Berita Lumajang

Sanksi Menanti ASN Lumajang yang Tak Lakukan Presensi Online Saat Libur Lebaran 2021

Sanksi menanti ribuan ASN Lumajang yang tidak melakukan presensi online saat libur Lebaran 2021.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Ilustrasi ASN - Sanksi Menanti ASN Lumajang yang Tak Lakukan Presensi Online Saat Libur Lebaran 2021. 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang sebelumnya melarang seluruh aparatur sipil negara (ASN) termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan tenaga kontrak bulanan, untuk melakukan mudik.

Mereka diminta untuk melakukan presensi menggunakan Siperlu pada pagi dan sore hari pada tanggal 12 Mei-16 Mei 2021.

Aturan itu dibuat untuk mencegah para pegawai mudik selama libur Lebaran 2021.

Meski demikian, tampaknya tidak sepenuhnya pegawai mematuhi aturan ini.

Pasalnya, saat libur Lebaran, ada ribuan ASN, PPPK, maupun tenaga kontrak bulanan tidak melakukan presensi melalui aplikasi.

Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang, Masudin mengatakan, selama tanggal periode 12-16 Mei 2021 kemarin, ada pegawai yang tidak melakukan presensi online.

Bahkan hingga Minggu (16/5/2021) kemarin, terhitung ada sebanyak 2.847 ASN, 66 PPPK, dan 2.264 tenaga kontrak bulanan yang tidak melakukan presensi online.

“Memang banyak yang tidak menekan presensi online. Akhirnya, atasan OPD mereka langsung kami perintahkan anggota share location, karena fokus kami sebetulnya untuk membatasi keluar kota,” ujarnya.

Baca juga: 10 Hari Sekat Pemudik, Ada 2.311 Kendaraan yang Dipaksa Putar Balik di Lumajang

Temuan ini tentu menjadi kabar yang cukup mencengangkan. Apalagi, sejak awal sudah diberitahukan ASN wajib melakukan presensi online dan berbagi lokasi untuk mencegah mudik.

Halaman
12
Penulis: Tony Hermawan
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved