Breaking News:

Berita Kota Mojokerto

Tim Satgas Covid-19 Bubarkan 2 Kegiatan Wisuda Kelulusan SMA di Kota Mojokerto

Tim Satgas Covid-19 Kota Mojokerto membubarkan dua kegiatan wisuda sekolah SMA yang memicu kerumunan orang di tengah situasi Pandemi Covid-19.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
mohammad romadoni/surya
Pembubaran acara wisuda SMA di di Gedung Astoria Jalan Empunala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (19/5/2021). 

Reporter : Mohammad Romadoni | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tim Satgas Covid-19 Kota Mojokerto membubarkan dua kegiatan wisuda sekolah SMA
yang memicu kerumunan orang di tengah situasi Pandemi Covid-19.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi bersama Kodim 0815/CPYJ dan Satpol PP membubarkan acara wisuda yang digelar oleh SMA Negeri 1 Wringinanom, Kabupaten Gresik yang bertempat di Hall Convention lantai III Hotel Ayola, Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Banyak peserta dalam kegiatan wisuda yang terlihat melepas masker dan duduk di kursi berdempetan di hotel Ayola.

Setelah itu di tempat lain, petugas Satgas Covid-19 juga secara tegas membubarkan ratusan orang yang menghadiri kegiatan wisuda sekolah SMA Negeri 1 Puri di Gedung Astoria Jalan Empunala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Pembubaran kegiatan wisuda lantaran melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) yang memicu kerumunan orang. Petugas gabungan mengarahkan seluruh peserta wisuda agar meninggalkan lokasi kegiatan.

Apalagi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Plt.Kepala Sekolah SMAN 1 Puri Herni Sudar Peristiwanti yang merangkap jabatan Kepala Sekolah SMAN 1 Dawarblandong, pejabat Forkopimca Puri yaitu Camat Puri Nalurita Priswiandini, Kapolsek Puri Sri Mulyani, Danramil Puri Kapten Arh Supriyono.

Baca juga: Gelar Operasi Zebra 2019, Polresta Mojokerto Tilang Ratusan Pengendara

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait kegiatan wisuda sekolah SMA Negeri yang memicu kerumunan banyak orang. Sehingga pihaknya secara tegas membubarkan kegiatan wisuda tersebut.

"Kami mendapat informasi ada kegiatan ini sehingga sesuai dengan tugas dan wewenang Satgas Covid-19 Kota Mojokerto maka kita bubarkan," katanya kepada TribunJatim.com, Rabu (19/5).

Deddy mengatakan pihaknya mengamankan seluruh panitia dari pihak sekolah maupun pengelola gedung guna pemeriksaan lebih lanjut. Kegiatan wisuda diduga belum mengantongi izin dari otoritas setempat.

"Kegiatan ini tidak berizin maupun pemberitahuan pada Satgas Covid-19 sehingga akan dilakukan penindakan sesuai proses hukum," jelasnya.

Dampak dari kegiatan wisuda di tengah Pandemi Covid-19 ini terancam pencabutan izin SLO atau Sertifikasi Layak Operasi dari dua gedung tersebut. Pihak Kepolisian juga memasang garis Police Line di lokasi tempat kegiatan wisuda.

"Tadi sudah dicabut izin ruangan (SLO) ini dan dipasang garis Police Line," ucap Deddy.

Sampai saat ini sejumlah panitia dan pengelola gedung tempat penyelenggaraan wisuda masih diperiksa di Polres Mojokerto Kota.

Berita tentang Kota Mojokerto

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved