Breaking News:

Berita Lumajang

Rudapaksa Penjaga Warung Kopi di Bawah Umur, Pria di Probolinggo Dibekuk Polisi

Pemuda berusia 21 tahun itu ditangkap polisi lantaran baru saja mencabuli seorang perempuan berinisial PU, 16 tahun, yang masih dibawah umur

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Tony Hermawan
Pelaku rudapaksa penjaga warung kopi di Lumajang 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Seorang pria berinisial AEP warga Kabupaten ditangkap Unit PPA Polres Probolinggo.

Pemuda berusia 21 tahun itu ditangkap polisi lantaran baru saja mencabuli seorang perempuan berinisial PU, 16 tahun, yang masih dibawah umur.

Pelecehan seksual itu terjadi di Perumahan Banjar Sawah Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riski Santoso membeberkan rudapaksa itu bermula ketika AEP sering nongkrong di warung kopi milik orang tua korban.

Hingga pada Sabtu siang (22/5), saat kondisi warung kopi sepi membuat niat buruk AEP muncul dan langsung membujuk PU yang sedang menunggu warung kopi.

"PU yang sangat lugu langsung menolak ajakan AEP. Tapi karena pelaku sudah sangat kalap terus memaksa dan mengancam korban. Sehingga pelaku berhasil mencabulinya," katanya.

Baca juga: Lamongan Berdarah, Diejek Belum Nikah, Pria Paciran Nekat Bacok Suami Mantan Pacar, Lihat Endingnya

Setelah melakukan aksi bejatnya. Pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban. Tidak lama setelah itu korban langsung melapor ke orang tua korban.

Pihak kepolisian yang mengetahui kondisi tersebut langsung melakukan perburuan. Tidak sulit bagi kepolisian menangkap pelaku. Akhirnya pelaku teringkus di wilayah rumahnya di Kecamatan Tegalsiwalan pada Minggu malam (23/5).

"Pelaku tertangkap ketika sedang mengendarai sepeda motor dan kami langsung menyergap pelaku," tuturnya.

Atas perbuatannya AEP dijerat Pasal 76 D Junto Pasal 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara. Dengan ancaman denda Rp 5 miliiar," tutupnya.

Kumpulan berita Lumajang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved