Berita Malang
Pandemi Covid-19 Paksa Bapenda Kabupaten Malang Putar Otak Demi Cukupi PAD
Pajak bumi dan bangunan (PBB) jadi andalan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD)
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pajak bumi dan bangunan (PBB) jadi andalan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Karena Covid-19 ya. Dengan tingkat ekonomi seperti ini kami tetap berupaya (meningkatkan PAD),” kata Made ketika dikonfirmasi pada Senin (24/5/2021).
Hanya bermodal optimis, Made menyakini target PAD yang mencapai Rp 286 miliar pada tahun ini dapat tercapai.
“Kami tetap optimistis dan harus yakin bahwa kondisi seperti ini harus bisa mencukupi itu,” tegas Made.
Sektor pajak hotel dan hiburan tengah meredup. Alhasil, Made harus memutar otak agar target PAD dapat terpenuhi.
Salah satunya dengan rutin meminta wajib pajak membayar pajak dengan rutin.
Baca juga: Polresta Malang Kota Dalami Kasus Dugaan Penyerobotan Aset Milik Pemkot Malang
“Kami harus terus melakukan inovasi untuk mencukupi pajak dari sisi yang mana. Kami punya keyakinan pajak dari PBB itu bisa kami push, maka nya dengan sarana mobil di kecamatan dan motor untuk pemdes itu bisa jadi alat untuk mengingatkan wajib pajak," tutup Made. (ew)
Kumpulan berita Malang terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-cara-dan-syarat-dapat-blt-umkm-rp-24-juta.jpg)