Breaking News:

Israel Serang Palestina

Jumlah Asli Anggota Hamas yang Tewas Perang 11 Hari Lawan Israel, Rela Mati Daripada Kena Covid-19

Inilah ternyata jumlah asli korban perang 11 hari anggota Hamas melawan warga Israel yang ternyata rela mati daripada kena Covid-19.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Instagram
Ilustrasi anggota Hamas yang perang di jalur Gaza 

Penulis: Ignatia Andra Xaverya | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNJATIM.COM - Terungkap sudah akhirnya jumlah sebenarnya anggota Hamas tewas dalam perang 11 hari melawan Israel.

Anggota Hamas tewas itu rupanya rela mati daripada meninggal karena Covid-19.

Perang antara Palestina dan Israel yang belum usai ternyata terus menjadi perdebatan bagi banyak pihak.

Termasuk oleh negara-negara tetangga tak terkecuali Indonesia.

Banyak pihak yang turut membicarakan berapa jiwa korban dari perang yang menewaskan warga sipil tersebut.

Baca juga: Pengakuan Mantan Pilot AU Israel, Membongkar Siapa Teroris Sebenarnya, Terungkap Makna Intifada

Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di atas kota Ashkelon di Israel selatan, pada 11 Mei 2021. Israel dan Hamas saling tembak-menembak, dalam eskalasi dramatis antara musuh bebuyutan itu. dipicu oleh kerusuhan di titik nyala kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di atas kota Ashkelon di Israel selatan, pada 11 Mei 2021. Israel dan Hamas saling tembak-menembak, dalam eskalasi dramatis antara musuh bebuyutan itu. dipicu oleh kerusuhan di titik nyala kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. (JACK GUEZ /AFP via Tribunnews)

Konflik panas antara Palestina dan Israel memang seolah tak pernah berakhir.

Terbaru diketahui imbas dari konflik berkepanjangan tersebut.

Pemimpin Hamas Gaza Yahya Sinwar buka-bukaan soal jumlah anggotanya yang tewas dan jumlah jaringan terowongan bawah tanah (Israel menyebutnya metro) yang hancur dalam perang 11 hari melawan Israel.

Yahya Sinwar, target nomor dua Israel, mengklaim kelompoknya punya 10.000 martir yang siap berperang melawan Israel, jika Israel tetap ngotot menduduki Masjid Al Aqsa.

Masjid Al Aqsa yang menjadi titik konflik antara Israel dan Palestina belakangan
Masjid Al Aqsa yang menjadi titik konflik antara Israel dan Palestina belakangan (Middle East Monitor via Intisari)
Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved