Breaking News:

Berita Ponorogo

Segera Bebaskan 15 ODGJ yang Masih Dipasung, Dinkes Ponorogo Sebut Ada Tiga Kategori

Pemkab Ponorogo menargetkan pada bulan Juni 2021 nanti sudah tidak ada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ndaru Wijayanto

Reporter: Sofyan Arif Candra I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pemkab Ponorogo menargetkan pada bulan Juni 2021 nanti sudah tidak ada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo Rahayu Kusdarini mengatakan saat ini masih tersisa 15 ODGJ yang masih terpasung.

Dari jumlah tersebut 8 orang di antaranya belum pernah lepas pasung sama sekali, sedangkan 7 orang repasung.

"Yang repasung ini pernah dilepas tapi karena misalnya terlambat minum obat, akhirnya dia gaduh gelisah lagi, lalu keluarga memutuskan untuk dipasung kembali," kata Irin, sapaan akrab Rahayu Kusdarini, Jumat (28/5/2021).

Irin mengatakan ke 15 ODGJ tersebut akan dilepas berdasarkan tiga kategori.

Yang pertama adalah dilepas berbasis masyarakat karena kondisinya sudah cukup baik sehingga bisa diterima di masyarakat.

"Kelompok yang kedua dirawat di RSUD Dr Harjono dulu sebelum dilepas sambil melihat perkembangannya. Sedangkan kelompok yang ketiga kita rawat ke rumah sakit jiwa, bisa ke Surabaya, Solo atau Malang," lanjutnya.

Selain melepaskan pasung, Dinkes juga mencegah agar kasus pasung tidak kembali terulang.

"Kita edukasi ke masyarakat, masalah pasung, dan optimalkan pelayanan jiwa secara komunitas," ucap Irin.

Ia meminta kepada masyarakat jika ada tetangga ataupun saudaranya yang mempunyai gejala ODGJ agar dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat dan lapor ke pemerintah setempat.

"Jangan sampai di pasung mending ke faskes dulu untuk mendapatkan perawatan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved