Breaking News:

Berita Madiun

Coba Kelabui Polisi, Pemandu Lagu di Magetan Simpan Sabu di Pakaian Dalam

Penjahat pasti selangkah lebih maju. Namun Polisi juga tak kalah cerdik mengungkap kejahatan. Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menyiduk beberapa

TribunJatim.com/ Doni Prasetyo
Polisi Magetan ungkap kasus pemandu lagu sembunyikan narkoba di pakaian dalam 

Reporter: Doni Prasetyo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Penjahat pasti selangkah lebih maju. Namun Polisi juga tak kalah cerdik mengungkap kejahatan. Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menyiduk beberapa pengguna narkoba, seorang di antaranya pemandu lagu (PL) yang menyimpan sabu di bra atau BH (Breast Holder) dan bandar berinisial P buron.

Keempat pengguna narkoba jenis sabu ini ditangkap setelah Satreskoba Resor Magetan berhasil menangkap dua orang anggota Polri pesta sabu, yang sabunya didapat dari 
mantan Polisi penghuni Lapas Klas 2 C Magetan.

Tapi sayang, keterlibatan anggota Polisi di pesta sabu itu tidak pernah di ekpos sebelumnya, itu pun tidak dibuka identitas kedua tersangka sabu dari Polisi ini, kalau kasus polisi nyabu tidak ditanyakan Surya kepada Kapolres Magetan kasus ini belum di ekpos. 

"Kedua anggota Polisi yang memakai sabu itu sudah kita proses dan likmpahkan ke Kejaksaan. Keduanya kita proses seperti warga sipil. Namun kemungkinan sanksi hukumnya lebih berat dari warga sipil,"kata Kapolres Magetan Festo didampingi Kasat Serse Narkoba AKP Dodik Wibowo kepada Surya, Jumat (28/5).

Kejadian kedua anggota Polisi pesta sabu itu akhir April 2021, kemarin. Kini kedua Polisi itu menunggu proses disidangkan di Pengadilan Negeri Magetan. Dan kini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kajaksaan Negeri (Kejari) Magetan.

"Kalau warga sipil kita kenakan pasal ancaman penjara 5 tahun. Kalau anggota tentu saja lebih berat, karena dia Polisi. Kemungkinan tidak hanya di sanksi berat tapi juga bisa di pecat sebagai anggota Polri,"ujar Festo dibenarkan Kasatreskoba Dodik.

Baca juga: Madura Gempar, Seusai Dinikahkan Siri, Siswi SMP di Sumenep Meninggal, Mulutnya Berbusa

Dari kedua anggota Polisi ini Satreskoba Resor Magetan berhasil menangkap dua pengedar dan tiga pengguna, seorang diantaranya warga Jombang berdomisili di Dolopo, Kabupaten Madiun, dan seorang cewek berinisial SA pemandu lagu (PL/ freelance) pacar tersagka (TSK) 

Sementara sesuai pengakuan kedua TSK pengedar sabu itu, barang yang diedarkan itu didapat dari bandar seorang pria berinisial  P yang kini jadi target Polisi sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). TSK P ini yang kini buron itu teman main SW dan BS.

"Karena gerak cepat anggota Satreskoba, sebelum sabu disalah gunakan ketiga TSK SA dan dua orang TSK pengedar itu berhasil kita tangkap dan kita dalami. SA purel freelance sempat menyebunyikam sabu didalam bra atau BH (Breast Holder/penyangga payudara),"ungkap AKBP Festo.

Dari keterangan pengedar dan pengguna itu, tambah Kapolres Festo, kita mendapat identitas P yang menjadi bandarnya yang saat ini ditetapkan sebagai DPO Satreskoba Resor Magetan.

"Mereka kita kenakan pasal 114 ayat (1) UU  RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000 dan paling banyak Rp 8 miliar,"tandas Kapolres Festo.(tyo).

Kumpulan berita Magetan terkini

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved