Kampanye PEDAS #SabarItuEmas, Bisa Dapat Emas Murni 100 Gram dengan Modal Bungkus Mi, Gini Caranya
Pedagang kios kecil Bandung dapat emas 100 gram dengan modal mi instan, ikuti Kampanye PEDAS Mi ABC Selera Pedas.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Hefty Suud
Reporter: Sri Handi Lestari | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Temukan emas murni di dalam bungkus mi instan, pedagan kios kecil Bandung, bagi-bagi THR untuk penjual nasi goreng (nasgor) keliling.
Pedagang kios beruntung itu adalah Tuti Nurbaeti (54).
Kisah Tuti bermula pada Maret lalu, untuk stok makanan di rumah dan warungnya, Tuti dan suami membeli Mi ABC Selera Pedas yang sedang menggelar promo konsumen Kampanye PEDAS.
Tuti menemukan voucher hadiah (berbentuk stiker) didalam salah satu kemasan Mi ABC Selera Pedas yang dibelinya.
Sempat ragu dan khawatir tertipu, Tuti mengonfirmasi lewat nomor customer service yang tertera dalam voucher.
Baca juga: Temukan Emas Murni 100 Gram di Bungukus Mi, Pedagang Kios Kecil Bandung Beri THR Penjual Nasgor
Ternyata, benar dan sah, Tuti memenangkan hadiah utama berupa emas 100 gram.
Disamping itu, jatuh bangun Tuti mendirikan kiosnya bisa menjadi inspirasi.
"Saya memulai berdagang dari anak bungsu belum genap berusia setahun, masih di gendongan. Sekarang, ia sudah kuliah tingkat pertama, dan saya tidak terpikir untuk menutup toko," kata Tuti dalam rilis yang dikirimkan Mie ABC, Minggu (30/5/2021).
Tak hanya itu, tanpa ia sadari ternyata hadirnya toko memudahkan para penjual nasi goreng keliling di sekitar lokasi untuk meneruskan usaha mereka.
Apalagi sebagian besar merupakan perantau dari luar Bandung yang harus bertahan mencari nafkah di kota besar.
Tak jarang, para penjual nasi goreng (nasgor ) keliling di sekitar toko Tuti mengalami kesulitan berbelanja bahan baku karena ketiadaan modal.
Tuti pun dengan ikhlas memberikan piutang bahan, bahkan terkadang pinjaman uang, agar mereka bisa lanjut berjualan.
"Sebagai sesama pengusaha kecil, saya merasakan apa yang mereka alami ketika dalam kondisi penuh keterbatasan. Terlebih di tengah pandemi seperti saat ini, dagangan para penjual nasi goreng keliling itu seringkali tak habis atau tak laku," ungkap Tuti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-perhiasan-emas_20170502_172609.jpg)